Bagi Yusinta, perjuangan ketiga anak tersebut untuk tetap bersekolah di tengah kondisi tempat tinggal yang serba terbatas merupakan sesuatu yang patut mendapat perhatian.
“Jangan kehilangan semangat. Harus sayang orang tua. Tidak semua anak di luar sana harus bertahan hidup seperti kalian,” ujarnya.
“Nanti Ibu buatkan rumah, supaya kalian bisa belajar di rumah sendiri dan tidak perlu numpang lagi di rumah Bapak RT,” sambungnya.
Perhatian Yusinta juga tertuju kepada Lodia. Di balik gubuk sederhana itu, ada seorang ibu yang selama bertahun-tahun tetap bertahan merawat dan mendampingi anak-anaknya.
“Terima kasih sudah merawat anak-anak dengan baik sehingga mereka tetap bersyukur memiliki orang tua seperti Ibu dan Bapa,” ucap Yusinta.
Menurutnya, ketiga anak tersebut merupakan bagian dari generasi bangsa yang membutuhkan kepedulian bersama.
“Mereka anak bangsa yang harus kita tolong. Tempat tinggal saja tidak layak, bahkan untuk mandi pun harus menumpang di rumah Bapak RT. Tetapi mereka masih tetap semangat bersekolah,” kata Yusinta, dengan suara yang kembali bergetar.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
