Daerah  

Akibat Tanah Longsor, 70 KK Desa Kuatae, Dievakuasi Pemda TTS ke GOR Nekmese

Reporter : Yor Tefa Editor: Redaksi
IMG 20250323 WA0012

“Kami telah menyiapkan posko kesehatan, posko bencana, dan dapur umum. Namun, beberapa warga masih belum bisa keluar dari lokasi terdampak. Ini merupakan langkah antisipasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan,” ujar Wakil Bupati  kepada wartawan didampingi Kepala BPBD TTS, Yerry O. Nakamnanu, dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten TTS, Nikson Nomleni.

Pemerintah Kabupaten melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial, telah mempersiapkan segala kebutuhan, mulai dari logistik, tempat tidur, hingga dapur umum untuk melayani masyarakat yang telah dievakuasi. Selain itu, warga juga akan mendapatkan bantuan pakaian layak pakai.

“Pada prinsipnya, pemerintah hadir untuk memberikan kenyamanan dan kesejahteraan bagi masyarakat terdampak bencana,” tambahnya.

Kepala Desa Kuatae, Parco P. Salem, saat dikonfirmasi secara terpisah, menjelaskan bahwa kronologi bencana alam yang terjadi di desanya berawal sejak Desember 2022.

“Kondisi alam ini mulai muncul retakan-retakan di tanah. Lalu pada 12 Maret 2023 lalu, akibat curah hujan yang tinggi, tanah di batas Kota Soe dan Kelurahan Soe, tepatnya di belakang BRI Soe, mulai bergeser sejauh 300 meter hingga mencapai rumah warga”, ujarnya.



Exit mobile version