Nahasnya, Aloka sempat mengalami cedera kaki dan sempat tidak dapat melanjutkan perjalanan bersama para biksu, sehingga sempat menjalani perawatan.
Syukur Alhamdullilah, kemudian Aloka sanggup lanjut mendampingi para bikhu kesayangan Aloka meski kerap kali dipaksa naik bus di samping barisan para bhiku akibat cedera kaki belum sembuh 100%. Di dalam bus, Aloka terus menangis sebab ingin bisa berjalan kaki bersama para biksu.
Para biksu dan Aloka telah menjadi inspirasi bagi banyak orang, menunjukkan bahwa kesetiaan dan kasih sayang dapat membawa perubahan positif dalam masyarakat. Mereka berharap dapat mencapai Washington, D.C. pada pertengahan Februari 2026, demi mempromosikan perdamaian dan kasih sayang ke seluruh dunia. Namun ternyata sebelum pertengahan Februari, tepatnya 10 Februari 2026; Aloka bersama rombongan para bhiku yang mnejawantahkan Walk For Peace sudah tiba di Washington D.C.
Setiba di ibukota Amerika Serikat, para Bhiksu dan Aloka langsung melakukan beberapa kegiatan di Washington DC, antara lain:
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
