“Pemerintah Kabupaten Rote Ndao punya komitmen untuk realisasi anggaran pada perubahan anggaran tahun 2026 minimal mencapai 90 persen,” pungkasnya.
Target minimal 90 persen tersebut menjadi dorongan bagi seluruh perangkat daerah untuk memanfaatkan waktu yang tersisa secara maksimal.
Setiap program diharapkan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga mampu menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan rampungnya proses APBD Perubahan tepat waktu, Pemkab Rote Ndao kini menghadapi tahapan yang tidak kalah penting, yakni memastikan setiap rupiah anggaran yang telah dialokasikan dapat dieksekusi secara efektif, tepat sasaran, dan menghasilkan pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pemerintah daerah berharap sinergi bersama DPRD yang telah terbangun selama proses pembahasan anggaran dapat terus berlanjut dalam tahap pelaksanaan, pengawasan, hingga evaluasi, sehingga APBD Perubahan 2026 benar-benar menjadi instrumen untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Rote Ndao.
Penulis: Zakha Tulle
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
