Susi Air juga akan menyesuaikan dukungan penerbangannya dengan situasi darurat di lapangan. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat mobilisasi bantuan menuju Mbay, sebagaimana dukungan penerbangan yang sebelumnya dilakukan Basarnas dan TNI melalui jalur udara dari Labuan Bajo maupun Turelelo, Bajawa.
Dorong Percepatan Bandara Mbay
Melihat kebutuhan akses transportasi yang semakin mendesak dalam situasi bencana, Justin Djogo, yang juga menjabat Ketua Tim Percepatan Pembangunan Bandara Mbay, mendorong Pemerintah Kabupaten Nagekeo agar lebih serius mewujudkan pembangunan Bandara Surabaya 2 Mbay.
Menurutnya, keberadaan bandara bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi memiliki fungsi strategis, terutama dalam menghadapi situasi darurat seperti bencana alam.
Hubungan baik antara Habibie Aerospace dan grup Susi Air, kata dia, juga dapat menjadi modal untuk membuka peluang kerja sama di bidang kedirgantaraan pada masa mendatang.
“Ini bukan proyek gagah gagahan tetapi sangat substansial untuk Nagekeo. Andaikan bandara Mbay sudan beroperasi, tentu penanganan darurat seperti gempa kali ini, tidak terlampau lambat masyarakat Nagekeo mendapat bantuan emergency’, tegas Justin.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
