“Selain sekolah pendidikan agama (mengaji, baca Alquran dll) terutama akhlak juga kita ajarkan, yang Katholik setiap Minggu harus ke gereja” tandasnya lagi.
Ustadz Asrul menyebut dirinya berkomitmen menampung dan membiayai anak asuhannya dengan catatan hanya yang berniat untuk sekolah. “Ada yang sudah saya kirim lanjut Sekolah ke Kupang, Sukabumi, Pandeglang dan Lampung” katanya.
Meski membiayai hidup anak-anak panti asuhan membutuhkan biaya yang tidak sedikit, akan tetapi Ustadz Asrul menyebut Panti Asuhan Umar bin Khattab tidak pernah mengalami kekurangan. Selalu saja ada tangan-tangan dermawan yang menyisihkan rejeki mereka untuk keberlangsungan hidup anak asuhannya.
“Kita memanfaatkan jaringan dan relasi, berbekal media sosial saja kita sudah bisa mendapatkan sumbangan dari orang-orang yang ingin berbagi kasih. Selama ini memang banyak dari luar” pungkasnya.(Sevrin)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
