“Semangat kami adalah membangun kehidupan yang baik bagi anak anak generasi muda di Sabu Raijua, Ini yang menjadi dasar kami untuk melakukan kegiatan sosial,” ujarnya.
Sumber dana kegiatan ini, kata dia, berasal dari iuran anggota komunitas yang dikumpulkan setiap bulannya.
“Kami mengumpulkan uang dari sumbangan sukarela melalui iuran anggota setiap bulan,” terang dia.
Tak hanya kegiatan sosial, Komunitas GPS turut berbagi keceriaan dengan puluhan anak yatim piatu dari Desa Ledeke dan Desa Eilogi, Kecamatan Sabu Liae, melalui kegiatan literasi dan melantunkan lagu.
Pada momen yang sama, Ketua Majelis Jemaat GMIT Jemaat Ebenhaezer Ege, Pendeta Agustom Neno Banu, S.Th., turut mengapresiasi bakti sosial yang dilakukan Komunitas GPS.
“Saya pribadi baru tahu ada komunitas sosial seperti ini, sangat luar biasa dan saya mengapresiasi setiap dukungan, bantuan yang diberikan,” ungkap Pendeta Agustom Neno Banu.
Rangkaian kegiatan ditutup Doa bersama yang dipimpin oleh Pendeta Agustom Neno Banu, diikuti seluruh anggota komunitas, pihak gereja, dan anak yatim piatu. (***)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
