Beranda Lintas NTT 10 KK Desa Pubasu Terima Bantuan Rumah Layak Huni

10 KK Desa Pubasu Terima Bantuan Rumah Layak Huni

486
0

SOE, Flobamora-news.com – Desa Pubasu Kecamatan Tobu Kabupaten Timor Tengah Selatan Provjnsi Nusa Tenggara Timur menggelar kegiatan Musyawarah Desa dan Serah Terima pembangunan fisik 10 unit rumah layak huni dan 165 meter saluran/drainase tahun anggaran 2020. Hal tersebut berlangsung di kantor desa pada  Jumat (5/3/2021).

Pennyerahan tersebut di hadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), camat dan sekertaris camat Tobu, kepala desa dan semua perangkat desa, ketua BPD, 10 kepala keluarga penerima rumah layak huni, tokoh masyarakat, dan ketua TPK beserta anggotanya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa George Mella, S.H. M.Si mengatakan bahwa, “saya sudah banyak mengikuti dan melakukan peletakan batu pertama untuk kantor desa, namun banyak yang belum selesai, bahkan ada desa yang sudah peletakan batu pertama namun sampai dengan saat ini belum selesai bahkan belum diresmikan. Oleh karena itu, saya memberi apresiasi kepada Kepala Desa dan para perangkat desa Pubasu, bersama semua masyarakat, karena kantor desa pubasu diselesaikan dengan swadaya murni dari masyarakat Pubasu.

“Bagi10 kepala keluarga yang menjadi penerima rumah layak huni harus betul-betul layak untuk menerima bantuan, dan jika yang menerima rumah layak huni ini adalah orang yang tidak pantas atau tidak layak untuk menerima, maka kepala desa akan bertanggung jawab atas semuanya, dan segala macam bantuan pemerintah jangan ada unsur KKN. Masyarakat memiliki hak untuk menilai kinerja para perangkat desa, dan jika ada pengaduan masyarakat terkait kinerja perangkat desa yang buruk, maka perangkat desa tersebut akan diberhentikan”, tegas Mella.

“Bisa saja suatu saat perangkat desa bisa dinaikan statusnya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan sudah ada edaran pemerintah satu minggu yang lalu bahawa semua perangkat desa harus berijazah minimal sarjana (S1) dan jika ada perangkat desa yang hanya berijazah SMA atau setara, akan diberhentikan sesuai dengan aturan yang berlaku. Kalau aturannya sudah berlaku, maka bapak ibu perangkat desa yang hanya berijazah SMA atau setara harus akan di berhentikan dan bapak ibu pemenerima kenyataan tersebut. Himbauan Kepala Dinas PMD kepada para pemerintah desa pubasu bahwa, tolong kepala desa dan para perangkat desa kerja sesuai dengan aturan, serta pengelolaan keuangannya harus tepat sasaran dan transparansi. Tetapi jika kepala desa dan para perangkat desa kelola dana desa diluar aturan serta tidak ada transparansi terhadap masyarakat, maka bisa saja berdampak hukum.

Kadis PMD meminta agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan pada air yang mengalir.

Semenatara itu Pejabat Sementara (PjS) Kepala desa Pubasu, Okran Baun mengatakan bahwa, hari ini telah di selenggarakan muaawarah desa, serah terima 10 unit rumah layak huni, dan 156 meter. Sebenarnya kegiatan  ini diselenggarakan di tahun 2020, namun karena covid-19, sehingga kegiatannya baru terlaksana sekarang.

Ketua Tim pengelola kegiatan (TPK), Yesheskial Kune, dalam laporan pertanggung jawabannya mengatakan bahwa, ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan oleh TPK, yang bersumber dari dana desa, yang mendanai bidang pembangunan, yang terdiri dari, bantuan rumah layak huni dan drainase.

Dalam laporan tersebut menyebutkan bahwa, 10 unit rumah layak huni yang dibangun dengan perincian, Empat unit ada di dusun Ne’ut dan Enam unit ada di dusun Neke. Satu unit rumah dengan besar anggaran, Rp.27.538.500, sehingga besar dana yang di pakai untuk membangun 10 buah rumah layak huni sebesar Rp.275.385.000, ditambah oprasional TPK 3% sehingga totalnya Rp.283.871.500. sedangkan pembangunan 165 meter drainase dengan anggara Rp.113.775.500..


Reporter: Yor.T


Komentar