Beranda Ekonomi Bisnis 101 Tenaga Kerja Harian Lepas Tambak Garam Mengeluh

101 Tenaga Kerja Harian Lepas Tambak Garam Mengeluh

225
0

MALAKA, Flobamora-news.com — 101 tenaga harian lepas (THL) yang diberhentikan investor tambak garam dari proyek ladang tambak garam industri di pesisir Wewiku mengaku sangat dirugikan dengan pemberhentian tersebut. Akibatnya pendapatan yang menjadi tumpuan hidup keluarga mereka menjadi hilang.

Salah satu warga yang lahan miliknya masuk dalam lokasi ladang garam, Nahak Petrus di Weoe, Senin (18/3/19) mengungkapkan, seratus lebih pekerja telah dirugikan karena persoalan yang terjadi. Bagaimana kehidupan kami dan isteri anak kami.

Menurut Petrus, kehadiran investasi tambak garam di Wewiku sedikitnya telah membantu menekan angka pengangguran dan mengurangi masalah sosial.

“Kita sangat menyesalkan pemberhentian sementara tenaga kerja lepas harian di lokasi tambak garam Weseben-Weoe. Kami mohon Pemerintah dan Instansi terkait agar dapat menyelesaikan persoalan ini”. Ujarnya

Kami berharap, segera ada penyelesaian masalah terkait tambak garam tersebut sehingga kami bisa bekerja kembali. Tegas Petrus

“Kami sudah senang karena anak-anak yang selama ini belum mempunyai pekerjaan tetap sudah bisa bekerja”, tandasnya.

Sebagaimana diketahui, PT IDK memberhentikan untuk sementara 101 orang tenaga harian lepas yang semuanya orang lokal yang selama ini dipekerjakan pada Lokasi Investasi Garam Malaka di desa Weseben dan Deda Weoe, Kecamatan Wewiku.

Pemberhentian sementara itu dilakukan pihak perusahaan menindak lanjuti permintaan Pemerintah Daerah Malaka agar PT. IDK memberhentikan kegiatannya untuk sementara, sambil melengkapi berbagai persyaratan yang dibutuhkan. (Likuraionline)

KOMENTAR ANDA?

Komentar