Beranda Lintas NTT di Kabupaten Manggarai Satu PDP Meninggal Dunia, Masyarakat Jangan Panik

di Kabupaten Manggarai Satu PDP Meninggal Dunia, Masyarakat Jangan Panik

230
0

MANGGARAI, Flobamora-news.com – Pemerintah Kabupaten mengharapkan agar masyarakat jangan panik. Satu orang status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Ruang Isolasi BLUD RSUD dr. Ben Mboi Ruteng Kabupaten Manggarai Privinsi Nusa Tenggara Timur meninggal dunia pada hari minggu (03/05/2020). Pasien PDP itu diketahui berjenis kelamin perempuan (55) dan telah dikuburkan pada hari senin (04/05/2020) dengan Protokol Covid-19. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai, Lodovikus D. Moa.

“Kami berharap agar masyarakat jangan panik, tetapi tetap waspada dan mengikuti semua arahan sesuai dengan protap yang telah ditetapkan oleh pemerintah”, ujar Lodovikus.

Menurut Lodovikus D. Moa, Senin malam (04/05) kepada media ini menjelaskan, sebelumnya wanita yang berusia 55 tahun itu sempat dirawat inap di RSUD Ben Mboi Ruteng dengan tanda/gejala yang muncul yakni sesak napas dan batuk, diagnosa: Pneumoni Virus, DM Tipe 2 dan HT; dengan keadaan umum buruk. Saat itu juga status pasien langsung ditetapkan sebagai PDP atau Pasien dalam Pengawasan berdasarkan gejala-gejala klinis. Untuk memastikan apakah PDP yang telah meninggal dunia tersebut positif Covid-19 atau tidak, telah diambil swab-nya dan akan segera dikirim ke laboratorium Covid-19 untuk diperiksa.

“Hal itu dilakukan sesuai dengan petunjuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 bahwa penerapan protokol pemakaman Covid-19, demikian juga dilakukan pada Pasien dalam Pengawasan atau PDP untuk menghindari adanya penularan akibat salah penangangan. Selama belum ada kepastian tes dari Dinas Kesehatan di daerah, maka pasien itu tetap diberikan status pasien Covid”, ujar Lodi.

Selain itu Lodi juga menjelaskan, dua orang anaknya juga baru tiba dari daerah terpapar yakni Kota Kupang pada tanggal 2 dan 19 April 2020.

“Menyusul penetapan status PDP dimaksud oleh pihak RSUD dr. Ben Mboi, telah dilakukan rapid test terhadap 14 orang kontak dalam rumah dan hasilnya adalah negatif. Rapid test yang sebelumnya juga dilakukan pada pasien yang status PDP itu, bersangkutan juga menunjukkan hasil negatif”, ujar Lodi.

Hal lain dijelaskannya, hingga Senin (04/05) sekitar pukul 18.00 Wita, Monitor Harian Covid-19 Kabupaten Manggarai adalah sebagai berikut:

Pelaku Perjalanan yang Sudah Diperiksa sebanyak 3741 Orang, dengan perincian: dalam masa isolasi 875 orang dan telah selesai masa isolasi 2866 Orang, ODP 82 orang, dengan perincian: dalam pemantauan 34 dan selesai pemantauan 48 orang, PDP 0, PDP yang meninggal dunia1orang, OTG 2 orang dan Positif Covid tidak ada.


Reporter:  ATJ


Komentar