Beranda Hukum & Kriminal Jasa Raharja Cabang NTT Bersama Korlantas Polri Gelar Kajian Kecelakaan Lalu Lintas

Jasa Raharja Cabang NTT Bersama Korlantas Polri Gelar Kajian Kecelakaan Lalu Lintas

172
0

KUPANG, Flobamora-news.com – PT Jasa Raharaja Cabang NTT bersama Korlantas Polri dan Jurusan Psikologi Universitas Indonesia (UI) melakukan kegiatan tentang Kajian Laka Lantas untuk mengetahui kecelakaan Lalu Lintas yang disebabkan oleh faktor human error. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor PT Jasa Raharja pada, Senin (26/4/2021)

Kegiatan ini dihadiri oleh Kasubdit Jemenopsrek Ditkamsel Korlantas Mabes Polri Kombes Pol. Indra Jafar S.I.K, M.Si bersama tim diantaranya: AKBP Moch Risya Mustario, Kompol H. Sulaeman, IPDA Zulkanain, Bripda I Gusti Pitu Wiguna dan PNS Sunarni, Kepala Jasa Raharja Cabang NTT Radito Risangadi bersama Staf, Kasat Lantas Kupang Kota AKP. Andri Aryansyah, S.I.K. bersama anggota dan Tim Psikologi dari Universitas Indonesia (UI) yang melibatkan peserta 55 orang responden dari Grab Kupang, Empat orang korban kecelakaan laka lantas dan Lima orang penyidik Laka Lantas.

Kasubdit Jemenopsrek Ditkamsel Korlantas Mabes Polri Kombes Pol. Indra Jafar mengatakan, bahwa kegiatan Korlantas Polri bersama Jasa Raharja dan tim pakar dari Universitas Indonesia dalam rangka melakukan kajian faktor-faktor penyebab kecelakaan Lalu Lintas, khususnya human error.

“Kegiatan ini kita kaji dari sisi psikologisnya seperti apa pasca mereka terlibat kecelakaan”, kata Indra

“Kita kaji faktor penyebabnya, dari aspek manajemennya seperti apa . Jika kita lakukan kajian maka dari hasil kajian ini akan muncul rekomendasi dan putusan apa yang akan diambil di tingkat Korlantas dalam rangka menekan angka kecelakaan Lalu Lintas”, kata Indra

Dengan adanya kajian ini maka secara psikologi kita bisa melihat bagaimana taraf hidupnya pasca kejadian kecelakaan dan pengaruhnya seperti apa.

Sementara itu Kepala Cabang Jasa Raharja NTT Radito Risangadi sangat menyambut baik program ini. Karena faktor utama penyebab kecelakaan di NTT hampir 60% adalah human error.

“Jadi dengan adamya kajian bersama sepetti ini kami sangat terbantu”, ujar Radito

“Kita akan cari tahu human error ini karena faktor apa. Apa karena lalaikah atau memang ada unsur pelanggaran. Atau perlu adanya sosialisasi yang lebih lagi atau seperti apa. Kita akan coba cari tahu faktor peneyebabnya. Dengan adanya kajian ini diharapkan akan membawa keabikan bagi NTT:, ujar Radito.

“Kalau yang kita lihat ini lebih banyak karena kelalaian misalkan dengan sengaja tidak memasang lampu, sengaja melanggar rambu -rambu atau lampu lalu lintas. Nanti kita akan cari tahu kenapa ko mau melanggar seperti itu. Jadi tujuannya nanti kalau kita melakukan pendekatan kepada masyakat kita tahu cara pendekatannya sepetti apa”, jelas Radito.

Adapun prioritas kegiatan ini khusus kajian laka lantas dari faktor human error, jadi kegiatan hari ini meliputi pertama wawancara kepada para korban laka lantas, kedua melakukan pengisian kuisioner yang disiapkan oleh Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Dimana responden ini terdiri dari pengendara sepeda motor dan pengemudi mobil.

Tim juga mewawancarai para penyidik yang menangani laka lantas tersebut. Untuk menggali informasi dari anggota polantas yang bertugas di bagian operasional lapangan, guna menyampaikan perilaku masyarakat dalam berlalu lintas. Dan yang paling terpentung kajian ini akan mengahsilkan rekomendasinya yang diserahkan ke stakeholder baik itu pihak perhubungan, pekerjaan umum, Jasa Raharja dan Kepolisian dalam rangka pengambilan keputusan terkait pencegahan kecelakaan lalu laintas di NTT.



Reporter: YANTO JR


Komentar