Beranda Lintas NTT Adanya Temuan, Pansus LKPJ Bupati TTS Gelar Rakor Bersama Aparat Penegak Hukum 

Adanya Temuan, Pansus LKPJ Bupati TTS Gelar Rakor Bersama Aparat Penegak Hukum 

674
0

SOE, Flobamora-news.com – Panitia Khusus Laporan Keterangan Pertanggunjawaban (LKPJ) Bupati Timor Tengah Selatan (TTS) menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Aparat Penegak Hukum. Rapat Koordinasi ini bertujuan membahas tentang temuan Panitia Khusus (Pansus) saat melakukan uji petik di lapangan. Rapat tersebut berlangsung di ruang banggar DPRD TTS  Provinsi NTT pada, Rabu (24/6/2020).

Forkompinda yang diundang pada rakor tersebut adalah Kapolres TTS AKBP Arya Sandi, Kejari TTS, Fahcrizal. dan Dandim 1621.

Rapat Kordinasi dipimpin oleh Ketua DPRD TTS, Marcu Buana Mbau didampingi oleh Wakil Ketua II DPRD TTS, Yusuf Soru, dan Ketua Pansus LKPJ Bupati, Marthen Tualaka, serta dihadiri oleh Wakil Ketua Pansus Uksam Selan dan anggota Maksi Lian, Piter Kefi, Lusianus Tusalakh,J ean Neonufa, Mellianus Bana, Laurens Jehau, Ruba Banunaek, Thomas Lopo, Askenas Afi, Habel Hotti. Rakor berlangsung secara tertutup selama kurang lebih satu jam 30 menit.

Ketua Pansus LKPJ, Marthen Tualaka S.H. M.Si kepada awak media mengatakan, bahwa maksud Rakor adalah untuk mendapatkan masukan dari semua pihak. Dalam hal ini Forkompinda terkait pembangunan di Kabupaten Timor Tengah Selatan.

“Sesuai temuan pansus LKPJ, maka ada beberapa yang akan direkomendasi. Sebelum pansus  akan merekomendasikan ke aparat penegak hukum. Untuk itu Pansus perlu melakukan koordinasi dengan Kepala Kejaksaan Negeri , Kapolres  dan Dandim 1621 TTS. Sehingga temuan yang direkomendasikan oleh pansus LKPJ Bupati 2020, betul-betul memenuhi unsur”, jelas Marthen.

Ada beberapa temuan yang merugikan negara dan berdampak pada masyarakat. Pansus perlu input dari semua pihak dan akan memberikan catatan serta rekomendasi kepada Pemerintah Daerah.

“Alokasi dana yang sangat banyak tetapi saat melakukan uji petik ternyata ada banyak temuan yang merugikan negara dan berdampak langsung pada masyrakat. Dengan adanya kerjasama antar lembaga diharapkan dapat mengatasi setiap temuan yang direkomendasikan oleh Pansus kepada aparat penegak hukum”, kata Marthen.

Kapolres  AKBP Arya Sandi saat diwawancarai menegaskan bahwa pertemuan tersebut hanya komunikasi dan bekerja sama atau bahu membahu untuk mensejahterahkan masyarakat dan memajukan pembangunan di TTS.

“Sangatlah penting untuk membangun komunikasi dan kolaborasi untuk pembangunan di kabupaten TTS.
Jika ada daerah yang pembangunan tidak maju, itu dikarenakan kurangnya komunikasi lintas sektor yang baik. Jadi kita karus bangun komunikasi dengan baik, sehingga jika ada desa yang perlu dibenahi maka kita bersama sama benahi.

“Ya kalau bisa kita turun sama sama dan ngopi bareng”, ajak Kapolres.

“Jika ada temuan pansus LKPJ Bupati 2020 yang direkomendasikan, maka Polres akan terima lalu menindaklanjuti temuan tersebut. Tapi kalau tidak ada yang di rekomendasikan oleh Pansus, maka kami juga akan diam saja”, pungkas Arya.


Reporter: Jor T


Komentar