Beranda Hukum & Kriminal Aksi Demo Mahasiswa Menuntut Polres Malaka Tangkap dan Proses Pelaku Pengeroyokan Wartawan

Aksi Demo Mahasiswa Menuntut Polres Malaka Tangkap dan Proses Pelaku Pengeroyokan Wartawan

200
0

BETUN, Flobamora-news.com  – Aliansi Mahasiswa Pro Demokrasi (AM PRODEM) yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Malaka( GEMMA) dan Ikatan Mahasiswa Dawan R ( IMADAR) Kefamenanu, menuntut agar pihak Kepolisian Resort Malaka segera proses dan menangkap para pelaku pengkeroyokan terhadap kedua Wartawan Malaka agar tidak mengganggu proses pelaksanaan Pilkada Malaka yang sedang berlangsung. Hal ini disampaikan oleh Koordinator Lapangan Nofrianus Foun Mauk, saat menggelar aksi demo di Kabupaten Malaka pada, Senin, (19/10/2020).

Masa aksi sekitar 50 orang mulai longmars dari depan SMP Sabar subur menuju Polres Malaka dan berorasi menuntut keadilan bagi kedua wartawan dengan cara estafet, aksi berlansung sekitar pukul 10. 00. WITA.

Menurut Nofrianus bahwa, kami menggelar aksi ini karena tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum -oknum terhadap wartawan telah mencederai nilai-nilai dari demokrasi itu sendiri. Apalagi para kuli tinta ini sedang menjalani tugas peliputan. Karena kami memninta pihak Kepolisian Resort Malaka segera menangkap dan memproses para pelaku agar tidak mengganggu proses pelaksanaan Pilkada Malaka yang sedang berlangsung.

Dalam orasinya Yasintus Dakosta Duarte yang kerap disapa Sintus Borges, menyerukan bahwa berdasarkan UUD 1945 pasal 28E yang menetapkan bahwa hak warga negara dan penduduk untuk berserikat dan berkupul, mengeluarkan pikiran dengan lisan maupun tulisan dan UU No 9 Tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum.

“Hak menyampaikan pendapat di muka umum di lindungi konstitusi. Demokrasi adalah bentuk pemerintahan dimana semua warga negaranya memiliki hak setara dalam pengambilan keputusan yang dapat mengubah hidup mereka demokrasi mengijinkan warga negara berpartisipasi baik secara langsung atau melalui perwakilan dalam perumusan, pengembangan, dan pembuatan hukum”, jelas Mahasiswa Unimor Kefa

“Demokrasi mencakup kondisi sosial, ekonomi dan budaya yang memungkinkan adanya praktik kebebasan politik secara bebas dan setara. Demokrasi juga merupakan seperangkat gagasan dan prinsip tentang kebebasan beserta praktik dan prosedurnya. Demokrasi mengandung makna penghargaan terhadap hakekat dan martabat manusia. Bahwa asas demokrasi adalah dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat”, kata Yasintus.

“Dalam menjawab tuntutan demokrasi, dalam konstelasi politik pilkada Malaka kami dari aliansi mahasisawa pro demokrasi menilai bahwa demokrasi bukan sebagai ajang untuk saling memusuhi, bahwa demokrasi bukan sebagai ajang untuk saling membenci melainkan demokrasi sebagai ajang bagaimana memilih pemimpin yang baru”, ujarnya.

Sintus menilai bahwa demokrasi di Malaka jauh berbeda dari esensinya. Citra demokrasi di malaka seakan dikoyak – koyakan, di porak –porakan, di cabik,- cabik, dengan tindakan – tindakan anarkis, kriminal, ditengah helatan politik pilkada Malaka 2020″,ketus Aktivis asal Desa Babulu

“Kami mendeseak Kapolres Malaka agar segera menangakp dan proses pelaku tindakan kriminal yang terjadi beberapa hari terhadap dua wartawan Malaka merupakan tindakan yang sangat tidak demokratis, dalam berdemokrasi”

Menurut Sintus jurnalis adalah pewarta berita yang di lindumgi konstitusi, yaitu UU No 40 tahun 1999 bahwa pers memiliki kebebasan, dalam menyikapi tindakan kriminal tersebut”, Ujar Sintus Borges

Berikut pernyataan sikap aliansi mahasiswa pro demokrasi sebagai berikut:

1. Mengutuk keras tindakan pengeroyokan premanisme yang dilakukan terhadap kedua wartawan di malaka.

2. Mendukung Kepolisian Resort Malaka untuk segera memproses dan menangkap para pelaku pengkeroyokan terhadap kedua Wartawan Malaka agar tidak mengganggu proses pelaksanaan Pilkada Malaka Tahun 2020 yang sedang berlangsung.

3. Menghimbau kepada seluruh lapisan Masyarakat Malaka untuk mewujudkan pilkada yang damai dan demokratis tanpa adanya tindakan kekerasan antar warga

4. Mengapresiasi independensi Kepolisian Resort Malaka Dalam Pengawalan dan Pengamanan Setiap Tahapan Pilkada Malaka Yang sedang Berlangsung

“Apabila beberapa tuntutan kami dalam aksi ini tidak ditindaklanjuti, maka kami akan kembali ke jalan dan akan gelar besar besaran bertepatan dengan hari sumpah pemuda 28 oktober “, tutup Sintus.


Reporter: Ricky Anyan


Komentar