Beranda Lintas NTT Alami Kerusakan Berat, Jembatan Noebunu Ditutup Sementara

Alami Kerusakan Berat, Jembatan Noebunu Ditutup Sementara

480
0

SOR, Flobamora-news.com – Jembatan Noebunu di Desa Oeekam, Kecamatan Amanuban Timur ditutup sementara. Hal ini dilakukan Dinas PUPR Kabupaten Timor Tengah Selatan setelah melihat kondisi jembatan yang tidak layak untuk dilintasi. Pasalnya kondisi dinding tebing jembatan bagian timur (ujung jembatan) mengalami kerusakan akibat erosi saat banjir beberapa tahun lalu.

Pemerintah Daerah sempat memasang besi glagar di ujung jembatan untuk penanganan darurat agar kendaraan dapat melintas. Namun karena tanah yang terus amblas dan besi glagar mulai bengkok akibat tak kuat menahan berat kendaraan yang melintas, maka untuk sementara jembatan ditutup.

“Untuk sementara akses jembatan kita tutup demi keselamatan para pengendara. Kita sudah tutup sejak kemarin. Pengendara kendaraan baik roda dua maupun roda empat bisa melintasi akses jalan alternatif yang sudah disediakan Dinas PUPR”, jelas Lens.

Disinggung perbaikan jembatan tersebut, Lens mengatakan jika jembatan noebunu mendapatkan alokasi dana penanganan bencana badai Seroja. Pihaknya masih menunggu pencairan alokasi dana penanganan bencana setoja. sehingga bisa mulai dilakukan perbaikan.

“Kita dapat dana APBN untuk perbaikan jembatan noebunu secara darurat. Begitu anggarannya ada maka akan kita mulai kerjakan,” ujarnya

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Julius Taneo juga mendukung penutupan sementara akses jembatan noebunu mengingat kecelakaan lalu lintas sudah terjadi beberapa kali di jembatan tersebut. Pihaknya akan memasang rambu lalu lintas untuk mengarahkan kendaraan bermotor agar melewati jalan alternatif yang sudah disediakan.

“Kita akan segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk pasang rambu lalu lintas di lokasi tersebut untuk mengarahkan kendaraan menuju jalan alternatif,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, PLT. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten TTS, Yeri Nakamnanu mengatakan, pihaknya sedang membangun koordinasi dengan Dinas PUPR guna melakukan Perbaikan darurat terhadap jembatan Noebunu. Penanganan yang dilakukan hanya bersifat darurat bukan penanganan permanen.

“Saya sudah minta staf ke Dinas PUPR guna melakukan koordinasi terkait teknis pelaksanaan penanganan darurat agar jembatan noebunu tetap aman dilewati,” ungkap Yeri kepada POS-KUPANG.COM, Senin 26 Juli 2021 di ruang kerjanya.(Yor.T)


Reporter: YOR T


Komentar