Beranda Kesehatan Antisipasi Covid-19 di NTT, Gubernur : Pemeriksaan Klinis Demi Kebaikan Bersama

Antisipasi Covid-19 di NTT, Gubernur : Pemeriksaan Klinis Demi Kebaikan Bersama

380
0

Siaran Pers

KUPANG, Flobamora-news.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur Vikotor Bung Tliu Laiskodat melalui Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang juga Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi, menegaskan, prosedur tetap (protap) pemeriksaan klinis bagi setiap warga masyarakat yang datang ke Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk kebaikan bersama.

“Ada sejumlah hal yang perlu kita sampaikan bahwa saat ini arus kedatangan warga dari luar NTT ke NTT terutama melalui pelabuhan laut sangat besar. Kita memantau ada yang datang dari Makasar dan Jawa melalui Ende, Labuan Bajo dan juga pelabuhan laut seluruh NTT. Kita harapkan kontrol yang ketat di setiap pintu masuk sehingga bisa dipastikan para penupang berada dalam kedaan sehat dan setelah pemeriksaan klinis tentu saja protap yang harus diikuti dan dipatuhi. Semua demi kebaikan kita semua sehingga kita terbebas dari Covid-19,” ujar Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi kepada pers di Kupang, Minggu (05/04/2020).

Terkait update data perkembangan Orang Dalam Pemantauan (ODP ) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP ) sebut dia, jumlah ODP saat ini menjadi 686 orang, selesai masa pemantauan 177 orang yang dirawat Lima orang terbagi sebagai berikut ; Dua orang dirawat di Rumah Sakit Prof. Dr W.Z Johanes Kupang, Satu orang dirawat di Rumah Sakit Umum Ben Mboi Ruteng Manggarai, Satu orang di rawat di Rumah Sakit SiloamKota Kupang dan Satu orang di Rumah Sakit Umum Daerah Ende. Sedangkan PDP”,  kata mantan Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT berjumlah 20 orang dan jumlah pasien dalam pengawasan meliputi Satu orang di rawat di RSUD Ende, Satu orang di rawat di RSU Lewoleba, Satu orang dirawat di RS SK Lerik Kupang, Enam orang di rawat di RSU Kalabahi, Satu orang di rawat di RSU Soe- TTS dan Satu Orang di RSUD Komodo Labuan Bajo, Manggarai Barat; Satu orang di rawat di RSUD Umbu Rara Meha Waigapu rujukan dari Sumba Tengah dan Satu orang lagi isolasi mandiri.

“PDP setelah pemeriksaan klinis di Sumba Tengah isolasi mandiri yang sembuh Empat orang yang meninggal Dua orang dan sampel yang kita kirimkan 38 sampel hasil laboratorium 17 sampel negatif dan 21 sampel masih berperoses; belum ada hasil,” jelasnya.

Lalu bagaimana persebaran ODP dan PDP di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur ? Kota Kupang jumlah saat ini 118 orang turun dari sebelumnya 164 orang; sembuh atau selesai pemantauan 45 orang dalam pemantauan dan yang rawat inap Dua orang; yang karantina mandiri 116 orang. Kabupaten Kupang jumlah saat 46 orang; karantina mandiri 45 orang; Satu orang dirawat di RS Siloam. Kabupaten TTS jumlah saat 53 orang turun; dari sebelumnya 59 orang dan yang sembuh Lima orang dan 53 orang tersebut karantina mandiri. Kabupaten TTU jumlah 31 orang tetap dan ke 31 orang dikarantina mandiri. Kabupaten Belu jumlah saat 49 orang; turun dari sebelumnya 51 orang; yang sembuh Dua dan 49 orang dikarantina mandiri. Kabupaten Malaka jumlah saat Dua orang; yang sembuh Satu yang sebelumnya Tiga orang. Kabupaten Rote Ndao jumlah saat 23 orang; yang turun dari sebelumnya 40 yang sembuh 17 orang. Kabupaten Sabu Raijua jumlah saat Tiga orang; turun dari sebelumnya Lima orang dan ada Dau orang sembuh. Kabupaten Alor jumlah saat ini 14 orang; sebelumnya 23 orang; yang sembuh atau selesai pemantauan Tiga; dan 14 orang karantina mandiri. Kabupaten Ende jumlah saat ini 11 turun dari 17 orang; yang sembuh atau selesai pematauan Lima; orang dan Satu orang masih dirawat di RSUD Ende. Kabupaten Sikka jumlah saat 69 turun dari sebelumnya 90; sembuh atau selesai pemantauan 20 orang. Kabupaten Flores Timur jumlah saat ini Lima turun dari 11 orang dan Dua orang sembuh. Kabupaten Lembata jumlah saat ini 43 orang; turun dari 48 dan Empat orang yang sembuh. Kabupaten Ngada jumlah saat 14 sudah beberapa hari masih tetap 14 orang. Kabupaten Nagekeo jumlah saat 18 turun dari 26 orang sembuh atau selesai pemantauan Tujuh orang. Kabupaten Manggarai Tujuh orang; turun dari sebelumnya 13 orang dan yang sembuh Enam orang dan Tujuh orang karantina mandiri. Kabupaten Manggarai Barat jumlah saat ini 55; turun dari sebelumnya 70 dan yang sembuh atau selelsai pemantauan 11 orang dan 55 karantina mandiri. Kabupaten Manggarai Timur jumlah saat ini 30 sebelumnya juga 30 orang dan Satu orang masih dirawat di RSUD Ben Mboi Ruteng; karantina mandiri 29 orang. Kabupaten Sumba Timur 41 orang yang turun dari 68 orang dan sembuh atau selesai pemantauan 27 orang dan 41 orang karantina mandiri. Kabupaten Sumba Barat Enam turun dari Tujuh orang Satu yang sembuh atau selesai pemantauan. Kabupaten Sumba Barat Daya jumlah saat ini 43 turun dari sebelumnya 55 orang yang sembuh atau selelsai pemantauan 12 dan 43 orang karantina mandiri. Kabupaten Sumba Tengah Satu turun dari 10 orang yang sembuh atau selesai pemantauan Tujuh dan Satu karantina mandiri dan Satu orang lagi pasien dalam pengawasan dirujuk ke Sumba Timur.

“Melihat fluktuasi angka-angka ODP dan PDP, Bapak Gubernur mengharapkan agar kita semua tetap menjaga kesehatan dan selalu mengikuti protap-protap yang telah ditetapkan baik oleh WHO maupun oleh otoritas pemerintah. Semua ini demi kebaikan seluruh masyarakat NTT dimana pun kita berada,” ucapnya. (Valeri Guru/Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)


Reporter: Ricky Anyan


Komentar