Beranda Lintas NTT Aset Pemprov NTT Tampak Kumuh

Aset Pemprov NTT Tampak Kumuh

834
0

Kupang, Flobamora-news.com – Balai Teknologi Tepat Guna (BTTG) yang merupakan aset milik pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur di Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang tampak kumuh dan tidak terawat.

Pantauan media ini Jumat (22/2), beberapa bagian dari bangunan balai terlihat sudah hancur. Tembok dan atapnya sudah tidak layak untuk dihuni. Begitupun produk-produk teknologi tepat guna disimpan berserakan di halaman kantor balai.

Padahal balai yang dikelolah oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Nusa Tenggara Timur ini telah menghasilkan berbagai teknologi tepat guna seperti alat bakar jagung, perontok padi, pemecah kemiri, pengolah sorgum, mesin skap kayu, mesin las, serta briket menggunakan arang tempurung dan kemiri.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Nusa Tenggara Timur, Drs. Sinun Petrus Manuk melalui Kepala Bidang Pengembangan Potensi Desa, Frans Sape, SH kepada media ini di kantor Balai Teknologi Tepat Guna Noelbaki mengatakan, Balai Teknologi Tepat Guna Noelbaki merupakan aset milik Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Sehingga untuk mendukung gerakan revolusi hijau yakni penanaman dan pemanfaatan kelor yang dicanangkan oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat, pihaknya sedang mengembangkan alat pengering dan penepung kelor.

“Setelah kita kembangkan, kita akan melatih masyarakat di desa-desa menggunakan sarana tersebut untuk pengembangan potensi desa khususnya untuk memproduksi kelor dalam berbagai produk,” ungkapnya.

Selama ini pihaknya juga telah melakukan kerjasama dengan desa-desa yang memiliki inovasi di berbagai bidang termasuk bidang energi biogas dengan memanfaatkan kotoran ternak sapi.

Sementara itu, salah satu staf Balai Teknologi Tepat Guna Noelbaki, Ivon, kepada media ini mengatakan, kendala yang dihadapi saat ini adalah kurangnya dukungan sarana dan prasarana untuk pengembangan produk-produk teknologi tepat guna.

“Gedung-gedung disini sudah rusak. Dan tidak bisa menampung berbagai produk teknologi tepat guna yang dihasilkan disini,” tukasnya.

Aset milik pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur ini terletak di sisi kiri badan jalan Timor Raya. Selain letaknya strategis, balai ini bisa menghasilkan Pendapatan Asli Daerah yang besar bagi pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur jika dimaksimalkan dengan baik oleh pemerintah. (Rbt)

Komentar