Beranda Nasional Atasi Kesenjangan Informasi, Pemkab Belu Bentuk Agen Informasi di Desa

Atasi Kesenjangan Informasi, Pemkab Belu Bentuk Agen Informasi di Desa

360
0

Belu, Flobamora-news.com – Tidak semua masyarakat dapat mengakses informasi dengan bebas. Di wilayah perkotaan, masyarakat dengan mudahnya mengakses informasi apa saja melalui media massa baik itu koran, elektronik, maupun digital. Hal ini sangat berbeda jauh dengan apa yang dialami masyarakat di desa. Mereka akan sangat susah dalam mengakses informasi karena banyak faktor penyebabnya, apa lagi informasi terkait desa tempat tinggalnya.

Melihat kesenjangan ini, maka Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas Komunikasi Dan Informatika (Kominfo) menggelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) tingkat Kabupaten Belu tahun 2020. Rapar tersebut berlangsung di aula lantai satu Kantor Bupati Belu, Kamis (27/02/2020).

Kegiatan yang dihadiri para Camat dan para Kepala Desa Se-Kabupaten Belu ini bertujuan untuk membentuk sebuah lembaga layanan publik yang dibentuk dan dikelola dari, oleh, dan untuk masyarakat dengan orientasi pada layanan informasi dan pemberdayaan masyarakat sesuai kebutuhannya.

Dengan terbentuknya Lembaga Layanan Publik atau KIM diharapkan akan Terwujud Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang inovatif dalam meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat melalui pendayagunaan informasi dan komunikasi dalam rangka mencapai masyarakat informasi yang sejahtera. KIM juga merupakan Agen Informasi Pemerintah Dalam menyebarkan Informasi yang benar dan tepat sasaran kepada masyarakat.

Kepala Dinas Kominfo Belu, Johanes Andes Prihatin mengatakan dengan terbentuknya kelompok informasi masyarakat akan menjadi wahana informasi dalam masyarakat.

Menurutnya, peran KIM sangat kuat dalam memperlancar arus informasi antar anggota masyarakat dan antara pemerintah dengan masyarakat, sehingga dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengakses dan mengelola informasi dalam rangka meningkatkan literasi Digital informasi dan mengatasi kesenjangan informasi di masyarakat.

“Kami berharap Para Kepala desa dan Camat dapat mendampingi KIM yang terbentuk untuk proses pembentukan kelompok dan Pola pengembangan KIM sesuai Kebutuhan di masing-masing Desa,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala bidang Hubungan Media dan Sumber Daya Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Belu Dominic Mali mengemukakan, secara teknis sosialisasi ini diselenggarakan dalam rangka mewujudkan peradaban masyarakat informasi, karena KIM memiliki peranan penting dan strategis.

Dengan adanya sosialisasi pembentukan KIM Pemerintah Kabupaten Belu, para anggota KIM bisa mengakses informasi dari berbagai sumber, tidak saja dari media massa tetapi juga dari media yang berbasiskan teknologi informasi (internet).

“KIM merupakan lembaga layanan publik yang perlu di berdayakan sehingga menjadi wadah bagi masyarakat umum untuk melakukan kegiatan dalam mengatasi hambatan informasi,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa konsep dan model pemberdayaan KIM ke depan harus memanfaatkan dan memadukan Teknologi Informasi dan publikasi melalui media online sebagai alternatif untuk mendapat dan meneruskan informasi.

Selain itu, Media sosial saat ini punya peran yang besar di seluruh kalangan masyarakat. Karena itu, KIM juga harus ikut andil memanfaatkan media sosial untuk ikut mengenalkan potensi yang ada di wilayah masing-masing.

Adapun narasumber dalam kegiatan rapat koordinasi dan Sosialisasi KIM tersebut yakni Kepala Dinas Kominfo Belu yang membawakan materi terkait mekanisme pembentukan serta pola pengembangan dan pemberdayaan KIM, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Belu, dengan materi terkait Regulasi Pengunaan Anggaran.


Reporter: Ricky Anyan


Komentar