Beranda Lintas NTT Babinsa Amanuban Timur Bantu Perbaiki Jembatan yang Putus

Babinsa Amanuban Timur Bantu Perbaiki Jembatan yang Putus

265
0

SOE-Flobamora-news.com- Bintara Pembina Desa ( Babinsa) Amanuban Timur Sersan Dua (Serda) Yahuda Nubatonis bersama masyarakat memperbaiki jembatan satu- satunya yang menjadi akses penghubung menuju wilayah Amanuban Timur putus pada, Senin (18 /2/ 2019 ) sore hari pkl 03.40 wita.

Pelintasan sungai yang diberi nama jembatan Noebunu ini kembali longsor akibat dari curah hujan yg cukup tinggi dimana air mengguyur wilayah ini dari malam hingga pagi hari.

Menurut Yahuda akibat curah hujan yang tinggi tersebut maka jembatan Noebunu kembali longsor dan tidak bisa lagi dilalui kendaraan roda empat namun hanya bisa dilalui kendaraan roda dua akibat pengikisan air sungai, lebarnya 1 meter.

Jembatan yang sudah umur tua ini pernah dilakukan perbaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Timor Tengah Selatan Propinsi Nusa Tenggara Timur pada awal bulan Januari 2019 lalu. Namun kurang maksimal karena pondasi yg ada sudah tidak kuat lagi, sehingga disaat curah hujan yg deras seperti saat ini memudahkan terjadinya erosi. Papar Yahuda

Kejadian ini tidak ada korban jiwa namun perekonomian terganggu karena kendaraan tidak bisa mengangkut barang kebutuhan masyarakat.

“Saya bersama anggota dan masyarakat setempat serta dibantu anggota Koramil 1621- 02/Amanuban Tengah bahu- membahu menutup badan jalan agar bisa dilalui kendaraan roda 4”. Jelas Yahuda.

“Kami sudah berkoordinasi serta menghubungi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Timor Tengah Selatan untuk memperbaiki jembatan ini. Karena jembatan ini sangat vital, sehingga perlu penanganan yang cepat agar arus transportasi dapat lancar kembali”. Tegas Yahuda.

Ditempat terpisah Danramil 1621-02/Amanuban Tengah Kapten Inf. Jemi Nelwan menjelaskan bahwa sesuai petunjuk Dandim agar membantu penanganan masalah jembatan ini secepatnya.

“Saat ini kami sudah berupaya memperbaiki secara darurat sehingga jembatan bisa dilalui kendaraan sambil menunggu alat berat dari pemda Timor Tengah Selatan,”katanya.

Komentar