Beranda Hukum & Kriminal Belum Setahun Dikerjakan Ruas Jalan Desa Rado Rusak

Belum Setahun Dikerjakan Ruas Jalan Desa Rado Rusak

496
0

RUTENG, Flobamora-news.com – Masyarakat di kawasan kampung Dopo, Desa Rado, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur  mengeluhkan buruknya infrastruktur ruas jalan di desa tersebut. Pasalnya lapisan penetrasi (Lapen) yang dikerjakan bulan Desember Tahun 2018 sudah rusak hingga kini belum diperbaiki.

Salah seorang warga Desa Rado yang enggan namanya disebutkan mengeluhkan banyak kerikil yang berserakan di bahu jalan yang dilewatinya setiap hari. Kondisi jalan ini membuat dirinya ekstra hati-hati saat melintas dengan menggunakan sepeda motor. Lapisan Penetrasi (Lapen) di desa kami baru, dikerjakan tahun lalu sudah rusak, namun sampai saat belum diperbaiki.

“Pak lapen ini dikerjakan bulan desember 2018, sempat ditegur salah satu Anggota Dewan dari sini, karena mereka kerjanya malam hari, kalau saya tidak salah nama kontraktornya Mimus dari Tenda Ruteng pak”, kata warga tersebut.

Dilokasi yang sama Randy salah satu pengguna jalan keluhkan lapen tersebut, saya heran dengan kontraktor yang mengerjakan jalan ini, belum setahun digunakan jalan ini kembali rusak. Jalan sudah rusak dibiarkan begitu saja, padahal jalan ini masih tahap pemeliharaan.

Harapannya Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manggarai agar segera memperbaiki jalan ini dalam waktu dekat. Karena jalan ini adalah jalan alternatif di desa kami.

Sementara itu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kabupaten Manggarai Melkior Mauardi, S.ST, mengatakan pihaknya sudah melayangkan dua kali Surat Perintah (SP) kepada semua kontraktor untuk perbaikan semua ruas jalan yang rusak. Hal ini disampaikan beberapa waktu lalu saat dikonfirmasi awak media diruang kerjanya.

“Perbaikan itu harus, karena jalan ini masih dalam tahap proses pemeliharaan, wajib hukumnya untuk diperbaiki oleh kontraktornya. Jika nantinya ada kontraktor nakal yang tidak memperbaiki ruas jalan yang rusak, apalagi dalam massa pemeliharaan, kami akan memberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku”, pungkas Melki”


Reporter: RN


Komentar