Beranda Kota Kupang Beri Bantuan, Herman Hery dan Ansy Lema Didampingi Wali Kota Kupang

Beri Bantuan, Herman Hery dan Ansy Lema Didampingi Wali Kota Kupang

184
0

KUPANG, Flobamora-news.com – Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M, M.H mendampingi Anggota DPR RI Fraksi PDIP dari Dapil NTT II, Herman Hery dan Ansy Lema memberikan bantuan untuk korban badai Seroja di Kota Kupang pada,  Jumat (9/4/2021).

Turut hadir Ketua DPRD NTT Ir. Emelia J. Nomleni, Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe dan Ketua Komisi V DPRD NTT, Yunus Takandewa.

Paket yang diserahkan berupa sembako, makanan dan lauk pauk serta uang puluhan juta rupiah untuk sejumlah kepala keluarga dan rumah ibadah.

Bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat Kota Kupang yang berada di tiga lokasi pengungsian, yakni di Masjid Baitul Qadim Kelurahan Airmata, posko pengungsian di Kampung Amnuban Kelurahan Oebufu dan di Gereja GMIT Bait El Oesapa yang dijadikan tempat pengungsian sekaligus sebagai dapur umum bagi masyarakat setempat yang terdampak.

Wali Kota Kupang menyampaikan terimakasih kepada para politisi PDIP tersebut karena telah membantu masyarakat Kota Kupang,

“kami atas nama pemerintah menyampaikan banyak terima kasih atas perhatian dan dedikasi anggota DPR RI dapil NTT, khususnya Bapak Herman Herry dan Bapak Ansy Lema yang telah meluangkan waktu dan memberikan perhatian luar biasa bagi masyarakat Kota Kupang, bantuan yang diserahkan tentunya akan membantu masyarakat, ini adalah bentuk kepedulian yang luar biasa para legislator,” kata Wali Kota.

Dirinya berharap agar banyak politisi lain dari NTT yang menunjukkan kepedulian yang sama untuk membantu masyarakat terdampak bencana di NTT termasuk Kota Kupang. Mantan anggota DPR RI ini juga mengajak semua elemen bangsa untuk membantu masyarakat Kota Kupang.

“Dengan tangan terbuka kami ajak semua elemen bangsa membantu kami di Kota Kupang, karena ini butuh kepedulian semua pihak,” kata Jeriko lagi.

Di Kelurahan Air Mata, rombongan tersebut disambut oleh Ketua MUI NTT, H. Abdul Kadir Makarim dan Imam Masjid setempat. Ketua MUI NTT menyampaikan terima kasih kepada anggota DPR RI Fraksi PDIP yang telah membantu masyarakat dan umat muslim di Kelurahan Air Mata.

“Di Kelurahan Air Mata mayoritas didiami umat muslim. Kami memberikan apresiasi kepada bapak-bapak dan ibu sekalian yang sudah meluangkan waktu ke lokasi ini untuk melihat langsung betapa prihatinnya kami karena tertimpa bencana ini, tetapi kami percaya bahwa cobaan ini dapat kita lalui karena solidaritas banyak pihak,” kata sosok yang akrab disapa Aba Makarim ini.

Sementara di Kelurahan Oebufu, Herman Herry dan Ansy Lema disambut Camat Oebobo, Max Maahury dan Lurah Oebufu Zet Batmalo bersama warga sekitar. Salah satu masyarakat menyampaikan bahwa di lokasi pengungsian tersebut ada 100 kepala keluarga dengan jumlah jiwa 200-an orang.

Dalam kesempatan tersebut Herman Herry mengajak masyarakat untuk tabah dan tetap mensyukuri kondisi sesulit apapun karena setiap peristiwa ada hikmah dari Allah. Dirinya bersyukur mendapat kesempatan bertemu masyarakat terdampak di Kota Kupang secara langsung, “tentu pertemuan kita hari ini adalah pertemuan dengan semangat persaudaraan yang timbul dihati kami. Kabar tentang bencana yang menimpa saudara kami di NTT mengetuk hati kami untuk turun melihat langsung penderitaan yang saudara-saudara kami alami, ini bentuk solidaritas ini sebagai sesama anak-anak NTT yang diutus oleh rakyat NTT sebagai wakilnya di DPR RI,” tutur sosok yang akrab disapa dengan inisial HH ini.

Lanjut Herman Herry mengatakan mereka sudah keliling ke beberapa tempat, tentunya sebagai wakil rakyat, kami catat sebagai bahan yang akan kami bahas dengan pemerintah pusat khususnya rumah-rumah warga yang hancur supaya segera dilakukan rehabilitasi, ini adalah amanat konstitusi bahwa pemerintah dan negara bertanggung jawab atas kesejahteraan rakyatnya, terutama jika terjadi bencana alam. Oleh sebab itu kami mohon doa Bapak Ibu agar komunikasi kami dengan eksekutif berjalan lancar di Jakarta untuk segera dilakukan program-program pemulihan dan rehabilitasi,” tegas Herman Herry.


Reporter: Ricky Anyan


Komentar