Beranda Hukum & Kriminal Berniat Memberi Uang Kepada Mantan Istri, Ketua DPRD Belu Malah Diserang

Berniat Memberi Uang Kepada Mantan Istri, Ketua DPRD Belu Malah Diserang

6252
0

Belu, Flobamora-News.com – Berniat memberikan uang 10 Juta Rupia kepada Mantan istrinya pada Jumat (15/5/2020), Ketua DPRD Belu, Jeremias Manek Seran Junior malah diserang oleh Adik Kandung dari mantan istrinya itu.

Ketua DPRD Belu yang akrab disapa Manek Junior menjelaskan bahwa dirinya pergi ke rumah mantan istrinya sekitar pukul 16.00 Wita. Dirinbya berniat untuk memberikan uang sebesar 10 juta Rupiah kepada sang istri.

Akan tetapi, niat manisnya itu berbuah pahit. Dirinya malah banlik diserang oleh sang mantan istri, Wati Lopes bersama adiknya, Frido Lopes. Bahkan, dirinya ditikam oleh Frido Lopes.

“Adik… saya tadi mau antar uang 10 juta, tapi saya malah diserang. Saya ditikam ini.” Demikian jelas Manek Junior sembari menunjukkan telapak tangannya yang terluka.

Akibat luka yang dialami itu, Manek Juniorpun lantas langsung melaporkan hal tersebut ke Pihak Kepolisian Polres Belu. Pihak Kepolisian pun saat itu langsung meminta Manek Junior untuk melakukan Visum di RSUD Atambua. Usai mengambil visum, Manek Junior langsung kembali ke Polres belu untuk diambil keterangan lebih lanjut.

Usai diambil keterangan, giliran mantan istrinya yang kembali melaporkan Ketua DPRD ke polres Belu dengan alasan pengrusakan.

Ketua DPRD Belu, Jeremias Manek Seran Junior

Frido Lopes secara terpisah menjelaskan kepada media ini bahwa Ketua DPRD Belu datang ke rumahnya sekitar pukul 17.00 Wita dalam keadaan mabuk dengan menggunakan Mobil Dinas. Sesampai di rumah korban, Ketua DPRD Belu langsung mematikan meteran lampu rumah, lalu pergi.

Hal ini memancing amarah keluarga korban. Namun belum sempat melampiaskan kemarahannya, pria yang akrab disapa Manek Junior itu sudah pergi. Pihak keluarga pun langsung menghubungi beberapa anggota polisi untuk datang ke rumah.

Sekitar 20 menit kemudian, Manek Junior kembali mendatangi rumah mantan istrinya dan langsung mematikan lagi meteran lampu rumah. Manek pun langsung berjalan masuk rumah. Saat itu, Wati Lopes sedang menyapu rumah. Melihat kedatangan Manek Junior, Wati pun langsung ketakutan dan memanggil adiknya, Frido. Saat itu, Frido sedang berada di samping rumah. Frido pun langsung mendatangi kakaknya dengan membawa sebuah parang.

Melihat kedatangan Frido, Manek Junior langsung berusaha untuk pulang. Frido langsung bertanya, “Lu (kau, red) datang saya punya rumah untuk apa? Lu kenapa kasih mati kami pun meteran lampu rumah?”

Menurut Frido, saat itu Manek Junior mengatakan bahwa dia datang untuk mengambil motor anaknya. Frido pun lantas langsung membantahnya, “Kalau lu mau ambil motor, ambil saja, kenapa (mengapa, red) harus kasih mati meteran?”

Karena mendengar ada pertengkaran, salah seorang saudara Wati mendatangi mereka dan langsung merampas parang yang dipegang Frido. Manek Junior dengan brutal memecahkan beberapa kaca rumah. Perkelahian hampir tak dapat terhindarkan, hanya saja pihak keamanan yang sudah berada di lokasi langsung berusaha meleraikan keduanya dan menyuruh Manek Junior untuk pulang.

Wati dan Frido pun segera menghubungi sanak keluarga di sekitar rumah dan melaporkan kejadian yang mereka alami. Beberapa saat berselang, rumah mereka sudah dipenuhi sanak keluarga dan tetangga terdekat.

Sekitar 30 menit berselang, Manek Junior kembali mendatangi rumah mantan istrinya dengan membawa sanak keluarganya ikut bersamanya. Pertengkaran mulut pun tak dapat terhindarkan. Telapak tangan Manek Junior terluka.

“Saya memang sempat pegang parang, tapi parang itu sudah diambil oleh adik saya sebelum saya mendekati dia. Jadi kalau dia bilang saya tikam dia, itu lucu. Waktu dia datang yang ketiga, sudah ada darah di mobilnya, jadi jangan baku tipu,” jelas Frido.

Terkait dengan kedua laporan ini, pihak kepolisian pun masih mendalaminya.


Reporter: Ricky Anyan


Komentar