Bertindak Arogan Seorang Pengusaha Ditetapkan Jadi Tersangka Pengrusakan

  • Bagikan

Foto : Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Johannes Bangun

KUPANG, Flobamora-news.com -Akibat bertindak Arogan Charles Pitoby, pengusaha di Kota Kupang ditetapkan jadi tersangka oleh Polda NTT dalam kasus pengrusakan pagar milik keluarga Anggrek di Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Swipe up untuk membaca artikel

Pasalnya Charles ditetapkan sebagai tersangka setelah melalui proses penyidikan. Penetapan tersangka itu setelah polisi menerima laporan dari keluarga Anggrek dengan nomor laporan:LP/B/339/IX/RES.1.10/2019/SPKT tertanggal 23 September 2019.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Johannes Bangun mengatakan, setelah menerima laporan korban, penyidik langsung melakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan penyidik dan gelar perkara, Ditreskrimum menetapkan Charles sebagai tersangka pada tgl 11 Desember 2019.

“Kita sudah layangkan surat pemanggilan untuk di periksa sebagai tersangka pada tanggal 17 Desember 2019, namun tersangka belum bisa memenuhi panggilan penyidik dan minta ditunda,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (7/1/2019).

“Jika tidak hadir maka akan dilkukan pemanggilan kedua. Tersangka pasti ada etikat baik untuk menghadap namun masih berhalangan,” sambungnya.

Baca Juga :   Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Ujaran Kebencian, Prof. Henuk Akhirnya Meminta Maaf 

Ia mengatakan, kasus tersebut berawal pada tanggal 6-13 September 2019, tersangka melakukan penebangan pohon dan merusaki pagar milik pelapor di atas lahan seluas 2.962 meter pesegi itu.

Informasi yang dihimpun dari salah satu anggota keluarga Anggrek yang tidak ingin namanya disebutkan, mengaku sejak kejadian pengrusakan, keluarga Anggrek langsung membuat surat somasi kepada Charles Pitoby untuk memperbaiki namun yang bersangkutan tidak ada etikat baik untuk memperbaiki.

  • Bagikan