Beranda Ekonomi Bisnis Bupati Belu Ikut Rapat Evaluasi Dengan Gubernur NTT Fia Video Conference

Bupati Belu Ikut Rapat Evaluasi Dengan Gubernur NTT Fia Video Conference

386
0

Belu, Flobamora-news.com – Bupati Belu, Willybrodus Lay bersama Forkompinda Plus Kabupaten Belu mengikuti rapat evaluasi Covid-19 dengan Gubernur NTT, Victor Bungtilu Laiskodat fia Video Conference di ruang kerja Bupati Belu, Rabu (27/5/2020).

Rapat evaluasi ini dibuat guna menjamin pelaksanaan penanganan Covid-19 di Provinsi NTT secara efektif, efisien dan bertanggung jawab. Selain itu, rapat ini juga bertujuan untuk melakukan evaluasi secara garis besar upaya-upaya yang telah di lakukan bersama baik dari aspek kesehatan, ekonomi maupun sosial di Kabupaten/Kota se-Nusa Tenggara Timur.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dalam arahannya meminta agar dalam keadaan luar biasa ini, setiap kepala daerah harus melakukan analisis yang baik dan mendalam sebelum mengambil sebuah keputusan demi kepentingan masyarakat NTT secara menyeluruh. Karena itu, dirinya meminta kepada semua kepala daerah harus menyiapkan langkah konkret dan antisipatif agar semua kegiatan di daerah kembali berjalan normal.

‘’Saya minta maksimal tanggal 15 Juni tahun 2020 kita sudah normal kembali. Pelayanan pemerintahan tidak ada lagi WFH (Work From Home) karena tidak efektif dan produktif. Para Bupati harus lebih serius dengan kondisi saat ini. Kita harus mulai fokus kembali program-program 2020 ini, khususnya untuk pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.

Karena itu, Gubernur meminta kepada semua kepala daerah agar melakukan pertemuan dengan semua kepala desa. “Perlu diawasi dengan benar semua program dan kegiatan maupun program bansos. semua bisa dapat menerima sesuai dengan kondisi dan hak-hak masyarakat. Karena itu, saya ingin agar kita mendesain program-program kerja 2020-2021 sehingga program kerjanya jelas dan tepat sasaran dengan kondisi seperti saat ini,” pintanya.

Gubernur juga mengajak para Bupati dan Forkompinda di daerah untuk mulai bangkit dan mulai mengerjakan tugas-tugas seperti biasa.

’’Saya minta kita serius membahas program kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Selain itu, target-target dan program-program ekonomi masyarakat harus kita siapkan. Untuk tahun ini. dari provinsi di Bulan Juli, kami akan mulai menanam sepuluh ribu hektar lahan untuk jagung. Untuk itu, diminta kepada para Bupati yang masuk dalam program pertanian, saya minta untuk berpartisipasi aktif untuk program ini agar dapat dilaksanakan dengan baik,” jelasnya.

Victor meminta juga meminta kepada para bupati dan walikota se-NTT agar kembali membuka batas-batas wilayahnya untuk menghidupkan kembali ekonomi yang ada di daerah tersebut.

“Untuk Walikota dan para Bupati untuk kembali membuka batas di wilayahnya masing-masing dan kita hidupkan kembali sebagai saudara satu perjuangan, satu semangat untuk mencapai NTT yang sejahtera,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH dalam pertemuan tersebut menyampaikan beberapa hal terkait penyaluran Bansos.

Selain itu, Kabupaten Belu sebagai daerah penyangga perbatasan RI-RDTL saat ini hanya memberikan ijin ekspor ke negara TLS setiap hari Rabu demi menunjang perekonomian NTT. Untuk ijin impor, Bupati Belu meminta kebijakan dari Gubernur NTT untuk ditinjau kembali kebijakan penutupan impor dari Negara Timor Leste agar perdagangan di Kabupaten Belu dapat kembali berjalan normal.

“Kami sangat mendukung Program dari Gubernur agar kita semua dapat kembali beraktivitas secara normal, sehingga pusat-pusat perbelanjaan, warung, dan restoran yang selama ini ditutup dapat kembali dibuka dan melayani masyarakat dengan tetap mengikuti arahan dari protokoler covid-19. Kami juga mendukung program bapak Gubernur yakni program ekonomi tanam jagung, dan kami minta agar adanya perluasan lahan untuk tanaman jagung di Kabupaten Belu,” ujar Bupati Belu.

Hadir dalam Rapat Evaluasi Covid-19 tersebut Ketua DPRD Kabupaten Belu Jeremias Manek Junior, Dandim 1605 Belu Letkol Inf. Ari Dwinugroho, Kajari Atambua Alfons Loe Mau, Kabag Ops Polres Belu I Nengah Sutan Naya, SH.


Reporter: Ricky Anyan


Komentar