Bupati TTS Egusem Pieter Tahun Tak Jalani Perintah Kemendagri, Ada Apa Ya?


  • Bagikan

Foto: Bepati Timor Tengah Selatan Egusem Pieter Tahun S.T. M.M

SOE, Flobamora-news.com – Bupati Timor Tengah Selatan Egusem Pieter Tahun tidak jalani perintah Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor: 821.22-1080 Tahun 2021, tertanggal 30 April 2021 tentang pengangkatan dalam jabatan pimpinan tinggi Pratama. Pasalnya surat tersebut menetibtahkan agar segeta melantik Saudara Apris Adrianus Manafe, NIP 197403172000121002 Pangkat/Gol : Pembina Tk.I (IV/b) selaku Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan diberikan tunjangan jabatan struktural sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Swipe up untuk membaca artikel

Keputusan Menteri tersebut juga disampaikan kepada Ketua Badan Pemeriksa Keuangan di Jakarta, Kepala Badan Kepegawaian Negara di Jakarta, Gubernur Nusa Tenggara Timur di Kupang dan Bupati serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pejabat Pembuat Daftar Gaji Kabupaten Timor Tengah Selatan di Soe.

Surat Keputusan tersebut ditandatangani oleh Menteri Tito Karanvian, yang isinya memerintahkan segera melantik mantan Sekretaris Dinas Dukcapil Apris Adrianus Manafe yang kini menjabat sebagai Camat Fautmolo. Hal tersebut juga sebagai tindak lanjut surat Gubernur yang ditandatangani Sekretaris Daerah Nomor: 800/16/BKD.2.2 Tanggal 18 Februari 2021 Perihal Usul Pemberhentian dan Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Baca Juga :   Kepala Dinas Pertanian Belu Ikut-ikutan Sebut Masyarakat Mencuri Porang

Bupati TTS Egusem Pieter Tahun yang hendak dikonfirmasi media ini alasan kenapa belum melantik pejabat yang tertera dalam SK Mendagri, meminta kepada wartawan untuk wawancarai Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) TTS.

Sekretaris BKPP Kabupaten TTS, Wilgo Nenometa mengatakan setelah adanya SK tersebut tertanggal 30 April 2021, pada Jumat 7 Mei 2021 Bupati mengajukan surat peninjauan kembali kepada Kemendagri. Sebab nama yang tercantum dalam SK tersebut menurut Bupati tidak sesuai dengan hasil seleksi Pansel. Oleh karena itu, Bupati meminta kepada Kemendagri untuk segera meninjau kembali walaupun Apris Andrianus Manafe merupakan salah satu dari tiga orang peserta seleksi yang diusulkan ke Kemendagri untuk mendapatkan SK Kepala Disdukcapil TTS.

“Ada tiga nama yang diusulkan. Ketiga orang pejabat itu diantaranya, Aleks Letuna, Apris Manafe dan Ardi Benu. Ke Tiga orang pejabat tersebut yang mendapat SK adalah Apris Adrianus Manafe, tetapi Bupati minta Mendagri untuk tinjau kembali,” ungkap Wilgo.

  • Bagikan