Beranda Internasional Covid-19: Pelaku Perjalanan Beresiko di Belu Terus Meningkat

Covid-19: Pelaku Perjalanan Beresiko di Belu Terus Meningkat

430
0

Belu, Flobamora-news.com – Pelaku Perjalanan Beresiko (PPB) di Kabupaten Belu terus meningkat. Hal ini sesuai dengan Data Resmi yang dikeluarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu pada Jumat, (3/4/2020).

Dari realis yang dibuat, jumlah PPB meningkat menjadi 592 orang. Padahal pada hari sebelumnya (2/4/2020) jumlah PPB sebanyak 557 orang.

Update data monitoring dari wilayah kerja 17 Puskesmas yang tersebar di 12 Kecamatan Kabupaten Belu hingga Jumat, 3 April 2020 pukul 14:00 WITA jumlah pelaku perjalanan berisiko dalam pantauan sebanyak 592 orang meningkat sebesar 35 orang dari jumlah kemarin sebanyak 557 orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 40 orang, bertambah 1 orang dari jumlah kemarin sebanyak 39 orang. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 nihil.

Walaupun PDP dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Belu nihil, Pemerintah Kab Belu mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat, berdiam diri dirumah saja, atau menjaga jarak fisik apabila bertemu orang lain, tidak boleh bersentuhan atau membatasi interaksi fisik, menghindari kerumunan orang dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun.

Bagi warga Kab Belu yang baru pulang dari luar daerah terutama daerah yang terinfeksi Covid-19 agar melaporkan diri ke Posko Gugus Tugas melalui call center 081238654568 yang aktif 24 jam untuk selanjutnya mengikuti arahan petugas termasuk mengisolasi diri. Lindungi diri, lindungi sesama.

Terkait kesiapan Pemkab Belu dalam alokasi anggaran untuk penangan Covid-19, hari ini tepatnya jam 09:00 sampai 11:00 WITA, Plt. Sekda Belu selaku Ketua Pelaksana Gugus Tugas sudah mendapatkan arahan dari Sekjen Kemendagri, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri dan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri melalui video confrence terkait langkah-langkah penggunaan anggaran sesuai Permendagri Nomor 20 Tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Lingkungan Pemerintah Daerah dengan penekanan pada tiga aspek utama yaitu kesehatan, dampak ekonomi dan jaring pengaman sosial.

Berdasarkan arahan tersebut, pemerintah segera mengambil langkah-langkah teknis lanjutan.

Karena itu, Pemkab Belu menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan waspada. Pemerintah serius, siap dan mampu menangani Covid-19.


Reporter: Ricky Anyan


Komentar