Beranda Nasional Danrem 161/WS: Tidak benar, Made Widyana Tidak Diperhatikan

Danrem 161/WS: Tidak benar, Made Widyana Tidak Diperhatikan

320
0

KUPANG, Flobamora-news.com – Kisah pilu korban Banjir Bandang yang diberitakan oleh salah satu media on line itu tidaklah benar. Pasalnya Apa yang diberitakan oleh Media Online Bali Tribunnews dengan judul “Kisah Pilu Made Korban Banjir Bandang NTT, hanya tersisa baju di badan” yang terbit pada Jum’at (23/04/2021) pukul 07.50 Wita itu tidak sesuai fakta. Karena apa diberitakan tidak Proporsional.

Sesuai kenyataannya, hampir semua Korban terdampak bencana di wilayah Kabupaten Kupang mendapatkan pelayanan yang cukup baik dan berbagai langkah awal dan upaya untuk memberikan bantuan telah dilakukan oleh pihak Korem 161/Wira Sakti maupun bantuan Posko Bencana Provinsi.

Semenjak kejadian tanggal 5 April 2021, berselang 2 hari, dan setelah terbukanya akses jalan dan jembatan di Wilayah Kabupaten Kupang, maka Personel Korem 161/Wira Sakti langsung beraksi dan meninjau keadaan Serma Made Widyana dan langsung memberikan bantuan sembako, keperluan dapur, Alat masak dan bahan bangunan dirumahnya yang berdomisili di Desa Tuapukan Kecamatan Kupang Timur.

Demikian disampaikan oleh Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Legowo W.R Jatmiko,S.I.P.,M.M dalam rilis tertulisnya pada, Jumat (23/04/2021) yang sedang melaksanakan Rangkaian kegiatan Kunjungan Kerja di Daratan Timor.

Bantuan awal telah disalurkan kepada Serma Made Widyana oleh Keluarga Besar Korem 161/Wira Sakti.

“Bantuan yang telah diberikan berupa uang tunai dari Danrem 161/Wira Sakti dan Ibu Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana, Bantuan Logistik dari Pangdam IX/Udayana, Bantuan Ibu Wakil Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana, Bantuan dari Flobamora Manise berupa Pakaian Layak Pakai, Sembako dan alat dapur/masak, Bantuan dari Yayasan Parisada Hindu serta dari Posko Tanggap Darurat Bencana Prov NTT,” jelas Danrem 161/Wira Sakti

“Semua bantuan dalam bentuk uang tunai dan logistik diatas, diharapkan dapat segera digunakan yang bersangkutan untuk meringankan beban Serma Made Widyana, sedangkan terkait kerugian lainnya seperti bangunan yang rusak terdampak banjir, telah dilaporkan ke Dinas PUPR dan Pemda Kab Kupang untuk mendapatkan biaya perbaikan/Rehab rumah,” pungkas Danrem 161/Wira Sakti.



Reporter: Penrem 161 WS


Komentar