Beranda Hukum & Kriminal Desmayanti Effendi: Terima Kasih Jasa Raharja NTT Atas Pelayanannya

Desmayanti Effendi: Terima Kasih Jasa Raharja NTT Atas Pelayanannya

483
0

KUPANG, Flobamora-news.com –Desmayanti Effendi isteri dari Ridwan Sedgwick korban kecelakaan maut yang adalah Warga Negara Australia (WNA) menyampaikan terima kasih kepada PT Jasa Raharja Cabang NTT yang telah melayani kami dengan ketulusan.

Warga Negara Asing (WNA) yang mengalami korban kecelakaan di Indonesia ternyata juga mendapatkan santunan kecelakaan dari Jasa Raharja. Salah satunya adalah Mr Ridwan Sedgwick (68) warga negara Autralia yang meninggal dunia dalam kecelakaan maut yang terjadi di ruas Jalan Sam Ratulangi III dekat UD. KAE Kelurahan Oesapa Barat Kota Kupang Nusa Tenggara Timur Minggu (5/1/2020) pada pukul 12.30 siang.

Sepeda Motor Yamaha M3 Mio berplat DH 5076 KK yang dikendarai Almarhum bertabrakan dengan Sepeda Motor Honda Revo Fit DH 5732 KK. Kecelakaan ini mengakibatkan korban meninggal dunia. Walaupun sempat mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara namun nyawanya tidak dapat tertolong.

Dua hari kemudian, istri korban yakni Desmayanti Effendi, datang ke Kupang untuk mengambil jenasah Almarhum di Rumah Sakit Bhayangkara. Namun setibanya di rumah sakit ia mengaku kaget dan heran karena mendapatkan pelayanan dari petugas Jasa Raharja.

” Saya datang ke Kupang untuk mengambil jenasah suami saya untuk dibawa ke kampung halaman saya di Bogor. Saya kaget dan heran karena ada petugas datang bertemu saya untuk mengurus santunan meninggal dunia dari Jasa Raharja Cabang NTT sebesar Rp 50 juta”, kata Desmayanti.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia dalam hal ini pihak PT Jasa Raharja Cabang NTT. Juga kepada petugas yang tulus melayani dan menjelaskan tentang santunan bagi Almarhum suami saya. Saya tidak menyangka pemerintah Indonesia begitu cepat dalam proses klaim asuransi. Fokus saya saat ini membawa jenazah Almarhum suami saya ke kampung halaman saya di Bogor”, ujar Desmayanti.

Sementara, Kepala Jasa Raharja Cabang NTT Pahlevi B. Syarif, menjelaskan WNA memang tetap mendapat santunan Jasa Raharja. Karena sesuai Bunyi undang-undang yang mengatur adalah setiap orang bukan seorang WNI.
Asal ada laporan kecelakaan lalulintas dari kepolisian, maka klaim santunan bisa dilaksanakan.

Petugas Jasa Raharja Laurensius Ade Suyanto kepada media ini menjelaskan bahwa
Sumbangan iuran laka lantas diberikan saat melakukan pembayaran pajak kendaraan. Adapun kendaraan yang digunakan Almarhum Ridwan merupakan kendaraan asal Indonesia.

“Kalau nanti pemilik asli kendaraan mengalami kecelakaan juga ya tetap mendapatkan santunan sesuai peraturan perundang-undangan,” tegas Yanto.

 


Reporter: Robert


Komentar