Beranda Hukum & Kriminal Sadis! di TTS Seorang Nenek Ditarik dan Ditendang Oleh Oknum ES Sampai...

Sadis! di TTS Seorang Nenek Ditarik dan Ditendang Oleh Oknum ES Sampai Pingsan

885
0

Foto: Korban Nenek Yohana Taosu

SOE, Flobamora-news.com – Seorang janda dianiaya hingga pingsan. Pasalnya Yohana Taosu (64) ditarik dan ditendang oleh doleh ES hingga tak sadarkan diri. Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di halaman rumah milik korban, di RT.03/RW.06, Desa Lelobatan, Kecamatan Mollo Utara Kabupaten Timor Tengah Selatan,Provunsi Nusa Tenggara Timur pada, Jumat (30/4/2021).

Kronologis Kejadian

Saksi Hilda Nautani menuturkan bahwa saat itu saya bersama Nenek Yohana Taosu sedang duduk di depan emper rumah kami, tiba-tiba datang enam orang perempuan, yaitu FK, YT, ES, AT, NS, OS, lalu mereka panggil saya untuk keluar dari halaman rumah. Namun saya mempersilahkan mereka untuk masuk kedalam rumah, kalau mereka ada keperluan. Mereka pun masuk dan berdiri di halaman depan dekat pohon lengkeng, terus saya keluar dan berdiri di dekat tumpukan pasir yang ada didepan rumah. Lalu diantara mereka salah satunya menanyakan kepada saya bahwa, “baru-baru kamu panggil Noldi dan suruh dia untuk kerja disini, memangnya itu kamu punya anak ko?” tanya FK. Lalu dengan spontan saya mengatakan bahwa, ” memang Noldi bukan kami punya anak, tapi kami di sini juga punya hak, karena Noldi adalah anak angkat kami, terus dia itu besar di tangan kami, sehingga tidak salah kalau dia datang ke sini lalu mau bantu kami”. Lalu salah satu dari mereka mengeluarkan kata makian, lalu katanya, lu ada hak ko?”, lalu saya bilang jangan maki begitu, karena lu juga perempuan, jadi tolong sadar diri. Lalu kata YT, “hi, nona sonde tau malu. Mendengar perkataan dan caci maki mereka, maka Yohana Taosu (korban) memarahi mereka katanya, “ini anak sendiri di rumah, na bosong (kalian) bakumpul ko datang marah dia karena apa, sementara dia punya bapak mama sonde ada dirumah trus kamu datang ribut disini”. Tidak terima karena di tegur oleh korban, maka FK pun memgeluarkan kata-kata todak senonoh,”. Kiaah korlalu korban mengatakan bahwa, jangan ma beta begitu karena beta (saya) yang melahirkan lu (kau)”. FK menyuruh ES untuk memukul kami. Lalu ES datang menuju nenek Yohana lalu memegang tangan korban lalu menariknya terus menendang nenek Yohana dua kali di bagian dada dan lutut hingga jatuh tersungkur ketanah. Korban tak sadarkan diri. Karena melihat nenek yohana yang tak sadarkan diri, saya berlari menuju korban sambil menangis dan minta tolong. Melihat korban tak sadarkan diri, mereka pun pergi meninggalkan saya bersama korban.

Menurut nenek Yohana kepada awak media bahwa, ia di tendang dua kali oleh (ES) sampai jatuh. Akibat di tendang saya tidak bisa berjalan karena lutut bagian kiri terlalu sakit.

“Saya ditendang karena marah mereka lantaran mereka memaki cucu saya (Hilda)”, jelas Korban.

Tidak terima atas perbuatan para pelaku, maka senin, (3/5) keluarga korban pun melaporkan persoalan ini ke pemerintah Desa Lelobatan.

Kepala desa Lelobatan, David Baun, ketika di hubungi media ini melalu sambungan telepon, membenarkan bahwa kemarin tanggal (3/5/) ada loporan dari keluarga Yohana Taosu bahwa telah terjadi tindakan pengeniayaan yang dilakukan oleh beberapa orang terhadap nenek yohana taosu pada tanggal (30/4).

“Berkaitan kemarin kami lagi rapat dan selesai rapat sudah malam, sehingga masalah ini baru kami selesaikan hari ini (4/5) di rumah korban, jika masalah ini tidak ada titik temu maka saya selaku kepala desa akan memberi ruang untuk diselesaikan di tingkat kepolisian”, pungkas David.


Reporter: YOR T


Komentar