Beranda Hukum & Kriminal Dianggap Bermasalah GEMPAR Matim Demo PT PLN Reok

Dianggap Bermasalah GEMPAR Matim Demo PT PLN Reok

286
0

BORONG, Flobamora-news.com – Terkait adanya polemik yang meresahkan masyarakat atas kehadiran Pembangkit Listrik Negara (PLN) di Kabupaten Manggarai Timur (Matim) yang diduga kuat terjadi pungutan liar, Gerakan Mahasiswa Pemuda dan Rakyat (GEMPAR) Matim melakukan aksi unjuk rasa di PT PLN Reo pada Senin, (10/8/2020).

Adi Saputra selaku Jendral Lapangan (Jenlap) dalam orasinya mengatakan bahwa berdasarkan hasil investigasi ditemukan pungutal liar. Faktanya, ada biaya yang berbeda dari tiap kepala keluarga.

“Teman-teman yang tergabung dalam organisasi Gerakan Mahasiswa Pemuda dan Rakyat (GEMPAR) Matim, ada beberapa desa yang melakukan pemasangan instalasi dan meteran itu dikenakan biaya yang berbeda – beda. Pemasangan instalasi dan meteran harga pembayaran tidak sesuai dengan ketentuan normatif,” jelas Adi.

Menurut Adi, kejadian ini diakibatkan oleh tidak adanya bentuk kontrol atau tanggung jawab PLN.

“Pembengkakan biaya pemasangan itu dimainkan oleh pihak teknisi PLN,” tuturnya”.

Oleh karena itu, GEMPAR Matim menuntut beberapa poin penting berikut:

1. Meminta pihak PLN untuk transparansi harga pemasangan instalasi dan meteran.

2. Mendesak pihak PLN untuk mempercepat instalasi dan meteran.

3. Mendesak pihak PLN untuk mengembalikan uang masyarakat yang membayar di atas harga yang sudah ditentukan.

 


Reporter: Dion Damba


Komentar