Beranda Rohani Dibalik Sakramen Pengakuan Terdapat Tanda Persatuan

Dibalik Sakramen Pengakuan Terdapat Tanda Persatuan

280
0

MALAKA, Flobamora-News.com –Sakramen Ekaristi, Komoni pertama menjadi tanda persatuan umat beriman yang meyakini
Sang juru Selamat, yaitu Yesus Kristus itu sendiri. Seperti hal yang dialami 142 (seratus empat puluh dua) peserta penerima sakramen pengakuan atau yang sering dikenal dengan kalimat sambut baru tersebut.

Sejauh pantauan Awak media Flobamora-News.com dalam upacara misa suci sambut baru minggu, 29/09/2019
di Paroki Santu Dominikus Leonas, desa Wekmidar, Kecamatan RinHat, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur.

Dalam kata pengantarnya, Romo Josep mengemukakan bahwa sakramen pengakuan ini mengingat kepada seluruh umat, terutama anak-anak, untuk senantiasa bersatu dengan Tuhan Yesus Kristus yang di Imani.

“Sakramen ekaristi menjadi tanda persatuan umat dan Tuhan yang diimani, sehingga kehidupan sebagai seorang Kristiani senantiasa hidup dan berkanjang”, kata Romo Yoseph nahak yang merupakan mantan Pastor Paroki manufui-Kefamemanu-TTU ini.

“Romo Josep juga menandaskan bahwa Kristus senantiasa mengundang umatnya untuk bersatu dengan diri melalui lambang roti dan anggur.
Roti dan anggur Kristus mengubah dirinya sehingga umat yang menyantapnya dapat bersatu dalam meneladani hidup Kristiani yang diwariskan para rasul”, ungkapnya.

Seperti yang disaksikan peserta dan orang tua komuni Suci, yang ditandai dengan percikkan air suci di depan gereja Leonas, oleh Pastor sebelum perayaan ekaristi dimulai.

Setelah itu calon penerima komuni Suci bersama orang tua, dan para berapa masuk ke gereja dan mengikuti perayaan Misa bersama peserta yang telah berjumlah 142 itu.

Usai penerimaan Sakramen sambut baru, ayah dari seorang peserta sambut baru Antonius Rivaldo Klau, Blas Klau (ayah kandungnya) anak yang biasa dipanggil Rival itu mengungkapkan bahwa dirinya bersama keluarga besar, sangat bersyukur karena anaknya Rival telah menerima sakramen ekaristi dan telah dipersatukan sebagai keluarga Tuhan Yesus Kristus tanpa ada hambatan.

“Kita tetap bersyukur karena anak Rival telah menerima sakramen pengakuan dan telah resmi menjadi keluarga Yesus Kristus yang ditandai dengan penerimaan sambut baru”, ujar Blas.

“Harapan saya, Rival akan dibimbing menjadi anak yang cinta akan Yesus Kristus sampai selama-lamanya”,tutur Klau.

 


Reporter: Herry Metak


Komentar