Diduga WB Cabuli Anak Dibawah Umur Secara Berulang Kali Hingga Hamil Tiga Bulan, Diancam 15 Tahun Penjara


  • Bagikan

Foto: Kasat Reskrim, Iptu Mahdi Dejan Ibrahim

SOE, Flobamora-news.com – Seorang gadis remaja berinisial IAN (16) warga Desa Basmuti Kecamatan Kuanfatu Kabupaten Timor Tengah Sealatan diduga telah menjadi korban percabulan. Pasalnya korban disetubuhi berulang-ulang kali hingga hamil Tiga Bulam. Hal tersebut tetungkap saat orangtua korban melaporkan ke Polres Soe berdasarkan laporan polisi :LP/B /183/ VII / 2021 / SPKT POLRES TTS POLDA NTT, tanggal 29 Juli 2021. Pelaku berinisial WB adalah tetangga korban.

Swipe up untuk membaca artikel

Kapolres TTS, melalui Kasat Reskrim, Iptu Mahdi Dejan Ibrahim,  kepada media ini melalui pesan whatsApp sabtu (25/09/2021) bahwa,
Dari hasil pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi telah diperoleh keterangan.

Kronologis kejadiam

Pelaku WB diduga telah melakukan tindak pidana persetubuhan anak dibawah umur IAN (16) secara berulang-ulang kali yaitu sejak tanggal 27 Juni 2021 sampai dengan tanggal 29 Juli 2021, kejadian pertama kalinya pada tanggal 27 Juni 2021 sekitar pukul 24.30 wita, dan bertempat di rumah korban yang mana awalnya kakaknya pelaku yang berinisial IB memanggil korban untuk pergi menginap dirumahnya karena orang tua korban sedang pergi melayat di Desa Bena. Pada saat itu korban, pelaku, dan adik pelaku serta kakak pelaku sedang menonton televisi tiba-tiba kakak pelaku masuk kedalam kamar untuk menidurkan anaknya, sedangkan korban dan pelaku serta adik pelaku masih nonton televisi. Kemudian datang Tiga orang teman pelaku bersama-sama menonton televisi bersama.

Baca Juga :   LSM GERAK Indonesia Resmi Serahkan Laporan Dua Proyek Edia Putra ke Kejati Riau

Sekitar pukul 23.00 wita Tiga orang teman pelaku pulang, pelaku matikan meteran listrik lalu mengajak korban keluar ke depan rumah milik kakak pelaku. Pelaku kembali menghidupkan meteran listrik dan mengajak korban untuk bersetubuh dengan berkata “(bunga) bukan nama sebenarnya, mari saya buka lu punya perawan” namun korban menolak karna korban takut. Akan tetapi pelaku terus membujuk korban dan berjanji akan bertanggung jawab apabila korban hamil. Karena korban tidak mau pelaku langsung pergi mematikan meteran listrik korban marah lalu pulang ke rumahnya yang berjarak kurang lebih 20 meter di depan rumah saudari IB.

  • Bagikan