Beranda Tak Berkategori Dikonfirmasi Dugaan Sekolah Keluarkan Anak Didik, Rismayeni Meradang

Dikonfirmasi Dugaan Sekolah Keluarkan Anak Didik, Rismayeni Meradang

318
0

KAMPAR, Flobamora-news.com – Terkait Dugaan pihak sekolah SMA Negeri 1 Perhentian Raja Kampar diduga telah mengeluarkan siswa didiknya sebelum pelaksanaan UNBK,sebagaimana Informasi yang telah diperoleh awak media serta telah dipuikasikan beberapa awak media baru-baru ini.

” Mengeluarkan Siswa kelas 3 (tiga) ?, tak..ndak ada,dikeluarkan tidak ada, tapi siswa yang keluar ada.” jelas Mahsus,S.Pd Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Perhentian Raja yang dikonfirmasi via telp seluler pribadinya saat dikonfirmasi akan dugaan tersebut diatas.”

” Alasannya kemarin tu,kami kesiswaan datang menjumpai kerumah, katanya anak itu sudah pergi, ya…katanya sama familinya…ya kesiswaanlah urusanmu itu.” beber Mahsus,S.Pd

” Kalau saya bisa membantu paling memberikan solusi, itu bukan urusan saya tapi urusan sekolah. Anak yang mau pindah, mana pula urusan sekolah yang lepas, ” sebut Mahsus,S.Pd.

Saat dipertanyakan apakah dirinya (Mahsus,S.Pd) mengetahui akan Surat Edaran Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pihak sekolah tidak dapat mengeluarkan dan atau memberhentikan siswa didiknya ?, serta mempertanyakan apakah dirinya selaku Kepala Sekolah dugaan tindakan yang telah dilakukan Rismayeni selaku Wakil Kesiswaan meminta kepada orang tua didik untuk mencari sekolahan lain tanpa alasan yang jelas kepada orang tua didik ?

Menurut Mahsus, itukan karena anaknya bermasalah dan sudah dikonsultasikan ke orang tuanya, mencari jalan keluar, bagaimana tuh.Itu katanya keterangan dari Wakil Kesiswaan ya..?.” jawab dan tanya Mahsus yang diduga tidak mengetahui tindakkan yang diduga telah dilakukan Rismayeni Wakil Kesiswaan akan dugaan mengeluarkan siswa tanpa alasan yang jelas pada awak media, sembari memanggil Rismayeni Wakil Kesiswaan untuk menjawab pertanyaan awak media dalam Konfirmasi yang telah dilakukan Via Telp Seluler Pribadi Mahsus,S.Pd

” Benar..,saya memang menjumpai salah satu orang tua siswa, dan ada beberapa orang tua siswa yang memang kita sarankan untuk pindah, karena memang tidak bisa diterima lagi di sekolah.” jawab Rismayeni

” Kitakan punya aturan sekolah dan kebijakan sekolah,” kembali jawab Rismayeni saat dipertanyakan alasannya

” Saya tau, sepanjang siswa itu tidak melakukan hal-hal yang melanggar. Silahkan tanyakan kepada orang tua siswa.” terang Rismayeni

” Ada hal-hal yang kami sampaikan secara transparansi kepada wartawan, ada yang tidak.Mohon maaf bang ya…kebijakan sekolah itu ada, aturan sekolah itu jadi tidak semua yang bisa kami kangkangi.”

” Banyak aturan dan ada Undang-Undangnya juga. Bagi kami ada, silahkan hubungi dinas pendidikan jika abang mau tau itu.” saat dipertanyakan aturan yang mengatur wartawan tidak dapat mengetahui kebijakan sekolah, dan apakah ada disampaikan kepada pihak Dinas akan SOP

” Abang kalau mau tau tentang itu, tentang undang-undang itu juga silahkan abang cari di Dinas Pendidikan ada semua. Dasarnya kami punya dasar, karena kami punya aturan, abang jangan desak-desak saya. Saya tidak bisa jawab, silahkan abang cari apakah di Dinas Pendidikan atau di Kementrian atau dimana abang bisa cari. Aturan itu ada sama Kepala Sekolah Juga, dan kami ada aturan yang dibuat Kepala Seklah dan sudah disepakti orang tua dan itu sesuai dengan aturan di Dinas Pendidikan.

Untuk apa permasalahannya ada yang kami beritahukan ada yang tidak, karena ini menyangkut pendidikan anak didik kami dan masa depan mereka juga.” jawab Rismayeni yang terkesan Arogan.

” Tidak ada yang dikeluarkan, abang jangan memplintir donk. Kalau abang bilang Diduga, Informasi abanglah yang jelas berapa dikeluarkannya.” tutur Rismayeni dengan nada terkesan tidak beretika pada awak media, saat dipertanyakan berapa jumlah siswa yang diduga dikeluarkan oleh pihak sekolah

Dan saat di pertanyakan apakah pihak sekolah telah mendatangi dan atau mengunjungi siswa didik, yang siswa didiknya tidak masuk dan turut mengikuti Ujian Akhir dan atau UNBK.

” ADA, ada yang masuk dan tidak karena siswanya memang tidak ingin sekolah. Nah itu saya bilang bang, ada yang bisa kita beritahu dan ada yang tidak. Kami juga ada hak melindungi hak siswa kami, karena menyangkut masa depan seseorang.”

“Lah kami bukan tidak membiarkan. Bukan kami membiarkan siswa untuk tidak mengikuti Ujian UNBK, sudah banyak jalan yang kami sampaikan kepada siswa dan hanya satu siswa yang tidak mengikuti UNBK. Dan itu sudah kita panggil, dan orang tuanya sudah kita panggil nama anaknya ada didaftar guru BK.”…..Bersambung (Ismail)


Reporter: Ricky Anyan


Komentar