Beranda Hukum & Kriminal Dinas Kominfo Inhil Diduga Gelapkan Anggaran Media Tahun 2018

Dinas Kominfo Inhil Diduga Gelapkan Anggaran Media Tahun 2018

562
0

INHIL, Flobamora-news.com – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indragilir Hilir Provinsi Riau diduga telah menggelapkan danq kerja sama media tahun anggaran 2018.

Perusahaan media yang telah melakukan MoU dengan menandatangani surat perjanjian kerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika selama Satu Tahun pada anggaran tahun 2018 sampai saat ini uang advetorialnya belum dilunasi oleh pihak terkait.

Hal ini disampaikan oleh HZ salah satu owner media kepada Media Flobamora-news.com pada Jumat (3/1/2020).

Menurut HZ, kami para pemimpin perusahaan media
telah melakukan teken kontrak kerjasama dengan menandatangani MoU antara Dinas Komunikasi dan Informatika dan Perusahaan Media tentang kesepakatan kerjasama terkait publikasi berita kegiatan Pemerintah Daerah Indragili Hilir dan advetorial selama setahun. Namun berjalannya waktu pihak Dinas Kominfo memberikan pengumuman
bahwa kerjasama berakhir pada bulan Agustus 2018 karena kekurangan anggaran.

“Bagi kami pemilik perusahaan media yang telah melakukan publikasi kegiatan Pemda Kabupaten Indragilir Hilir sesuai kontrak, mengajukan penagihan dan melampirkan bukti fisik Advertorial, namun pihak Dinas Kominfo hanya bisa membayarkan saat itu tiga bulan bahkan ada juga sama sekali tidak dibayarkan dengan alasan tak ada anggaran”, jelas HZ.

“Pembayaran Advertorial yang dibayarkan hanya Tiga bulan dan sisanya Enam bulan. Ketika kita tanyakan kepada Dinas Kominfo, mereka mengatakan masih belum ada anggaran”, ujar HZ

Ditambahkannya bahwa, pada akhir tahun 2019 kami kembali mempertanyakan terkait pembayaran Advetorial 2018 yang belum dibayarkan, pihak Dinas akan membayarkan namun dengan syarat harus menaikan iklan Bener Bupati dan wakil Bupati dimedia. Satu iklan dihargai dengan harga Rp.1,5 juta/iklan.

“Namun setelah ditayangkan pada media kita, dan pada saat penagihan Kabid Kominfo
Trio Beni Putra mengatakan bahwa pihaknya tidak bayar semua iklan dan benner yang telah ditayangkan di media ‘SO’ dengan alasan tidak sesuai dengan hasil temuan Inspektorat kabupaten Indragilir Hilir”, ujarnya.

Kepada wartawan Flobamora-news.com, HZ mengatakan bahwa yang menjadi pertanyaan kami pada SPJ penagihan yang ditandatangani diatas materai yakni SPJ Iklan penagihan tahun anggaran 2019 sedangkan yang dibayarkan adalah penagihan Advetorial tahun anggaran 2018. Menjadi pertanyaan kita, ada apa dengan anggaran tahun 2018, jangan-jangan sudah digelapkan.

Sementara itu Kadis Kominfo Kabupaten Indragiri hilir Muthe ketika dikonfirmasi media ini pada hari Minggu (30/12/19) melalui WhatsApp, dengan menjawab singkat silahkan suruh anggota bapak jumpai saya hari Senin.

Kemudian media ini juga kembali konfirmasi dengan Trio Beni Putra. SE sebagai Kabid Diskominfo Inhil, tepat waktu yang sama melalui WhatsApp, namun sangat disayangkan Trio Beni Putra tidak mau mengakat hp dan tidak di balas WhatsApp nya.

Disaat waktu yang sama, ketika media ini pergi ke Mal SKA Pekanbaru, tiba-tiba Trio Beni Putra terciduk disuatu tempat cafe lantai 3 Mal SKA Pekanbaru yang sedang aksi ngobrol dengan oknum owner media di Pekanbaru.

Diduga Trio Beni Putra menjumpai owner media tersebut untuk bernegosiasi tentang kerjasama media di tahun 2020 yang akan datang, sekalian mengambil documet oknum owner media tersebut, sesuai syarat yang diminta oleh diskominfo inhil.

Sementara surat pemberitahuan dari diskominfo Inhil tentang kerjasama media yang dikeluarkan pada tanggal 20 Desember 2019 hingga batas waktu pendaftaran sampai tanggal 30 Desember 2019.

Hz menambahkan, kita tidak tahu apa maksud Trio Beni Putra hingga mengeluarkan surat pemberitahuan tersebut dari tanggal 20 Desember 2019 baru sampai kepada pemilik media (HZ re-d) tanggal 28 Desember 2019, apakah mungkin pemilik media secepat itu dapat menyiapkan? Karena yang diminta oleh diskominfo inhil akta perusahaan yang dilegalisir dan e-KTP asli. Dan diwajibkan direktur media datang ke Inhil.

Namun ketika dihubungi Trio Beni Putra melalui telepon selulernya guna memastikan persyaratan yang dimaksud, Trio Beni Putra tidak menjawab melainkan sibuk melayani oknum l owner media di MAL SKA”, tutur HZ


Reporter: Rilis/RK


Komentar