Beranda Hukum & Kriminal DPRD TTS Menyerahkan Hasil Temuan Pansus LKPJ Bupati Kepada Kejaksaan Negeri Soe

DPRD TTS Menyerahkan Hasil Temuan Pansus LKPJ Bupati Kepada Kejaksaan Negeri Soe

627
0

SOE, Flobamora-news.com – Hasil temuan Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati TTS tahun 2020 diserahkan kepada lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Pasalnya hasil temuan tersebut diserahkan kepada lembaga Aparatur Penegak Hukum (APH) dalam hal ini kejaksaan negeri Soe, polres TTS, kejati NTT, dan polda NTT dan BPKP perwakilan NTT pada, Jumat (21/05/2021).

dukumen rekomendasi Pansus kepada Kejaksaan Negeri Soe dipimpin oleh ketua DPRD, Marcu Buana Mbau,S.E, turut hadir Wakil Ketua II Yusuf Soru, Ketua Komisi I Uksam Selan, Ketua Komisi IV Marten Tualaka dan anggota DPRD Askenas Afi. Rombongan di terima oleh kepala kejaksaan Negeri Soe, Andarias D. Orney,S.H.M.H, di ruang kerjanya.

Kejaksaan Kejaksaan Negeri Soe kepada sejumlah wartawan mengatakan bahwa dokumen yang diserahkan oleh Lembaga DPRD ini akan diperiksa dan ditindak-lanjuti apabila ada temuan-temuan yang merugikan negara.
Lanjut Kajari Orney rekomendasi pansus mengatakan bahwa, akan menelaah poin-poin rekomendasi tersebut. “Nanti kita telaah dulu,”kata Kajari kepada sejumlah awak media.

Ketua Komisi IV Marten Tualaka berharap kiranya APH bekerja profesional dan optimal untuk mengungkap data dan fakta tentang ada atau tidaknya kerugian negara dan perbuatan melawan hukum atas sejumlah proyek yang mangkrak dan mubasir.

“Prinsipnya kita DPRD sangat membutuhkan penyelidikan hingga keputusan hukum terhadap sejumlah proyek yang sudah direkomendasikan agar adanya kepastian hukum sehingga DPRD bersama Pemda merencanakan dan menganggarkan kelanjutan proyek yang ada seperti pembangunan Puskesmas Noebeba, Kokbaun, Nulle, Ayotupas, Kota Soe, jaringn perpipaan air bersih Fat untuk IKK Nunkolo, RSP Boking dan juga Puskesmas Prototype Siso”, tegas Marten.

“Dokumen yang sama juga akan diserahkan kepada Polres, Polda NTT, Kajati NTT dan BPKP Perwakilan NTT”, jelasnya.

Sementara itu Yusuf Soru mengatakan bahwa, tidak ada hal pembicaraan yang bersifat rahasia terkait 50 poin rekomendasi yang diserahkan. dan sama sekali tidak ada poin titipan yang disampaikan dalam pembicaraan yang sifatnya rahasia.

Kita menyerahkan dukumennya dan silaturahmi saja dan tidak ada poin prioritas yang kita sampaikan dalam pertemuan itu. Dari 50 poin itu sama, tidak ada prioritas mana yang harus ditindaklanjuti Kejari”, Yusuf. (Yor.T).


Reporter: YOR T


Komentar