Beranda Politik Egi Usfunan menjaring Asmara di Dusun C Desa Nule

Egi Usfunan menjaring Asmara di Dusun C Desa Nule

529
0

SOE, Flobamora-news.com – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Relygius Usfunan S.H. mengadakan reses ke II. Tujuannya untuk menjaring aspirasi masyarakat (Asmara)  di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) I meliputi, Kecamatan Kota Soe, Kecamatan Amanuban Barat, Kecamatan Kuatnana dan kecamatan Batuputih Kabuapten Timor Tengah Selatan  (TTS) Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Menurut Relygius bahwa dalam rangka melaksanakan Reses II  masa persidangan II tahun sidang 2020/2021 maka setiap anggota Dewan wajib melaksanakan reses di Daerah Pemilhannya masing-masing, tujuannya untuk menjaring aspirasi masyarakat. Saya reses di Dusun C Desa Nule Kecamatan Amanuban Barat, kegiatan tersebut dihadiri oleh masyarakat yang berjumlah kurang lebih 150 orang.

Dalam sambutannya Relygius mengatakan bahwa untuk mendukung fungsi DPRD  kita harus saling menopang dan saling mendukung dalam memperjuangkan program kegiatan. Untuk  kami wajib turun untuk melihat langsung kondisi masyarakat seperti apa, dan mendengar langsung aspirasi masyarakat yang harus disampaikan. Sehingga ketika kami sebagai wakil rakyat mengambil keputusan harus memperhatikan aspirasi yang telah disampaikan. Hasil reses hari ini aspirasinya akan kami catat dan kami akan suarakan serta perjuangkan untuk perencanaan pembangunan di tahun 2022 nanti”, jelas Relygius.

Sementara itu salah satu warga Petrus Benu mengatakan bahwa, kami masyarakt berterima kasih kepada pak Egi Usfunan karena hari ini baru kami tau dan merasakan yang namanya reses. Karena selama ini tidak ada seorang angota DPRD yang terpilih dari Dapil I maupun partai mana pun untuk melakukan reses di wilayah kami, agar kami bisa menyampaikan aspirasi yang kami butuhkan.

“Kondisi jalan dari cabang Neonmat samapai ke Oekolo rusak berat, sehingga setiap orang yang melintasi jalur ini bila dibonceng dengan sepeda motor maka harus peluk yang erat agar tidak jatuh. Kami masyarakat dusun C desa Nule minta agar pemerintah dapat memperhatikan jalan ini”, kata Petrus.

“Wilayah kami terkenal dengan hasil bawang merah, namun sejauh ini tidak ada perhatian dari pemerintah.  Kami butuh perhatian dalam hal bantuan bibit dan pendampingan cara menanam yang benar.”, pungkasnya.


Reporter: Ricky Anyan


Komentar