Beranda Ekonomi Bisnis Egi Usfunan: Sudah Ikut Pelatihan, Sampai Kampung Harus Buka Usaha

Egi Usfunan: Sudah Ikut Pelatihan, Sampai Kampung Harus Buka Usaha

315
0

Foto: Lurah Cendana menyerahkan peralatan pertukangam kepada ketua kelompok

SOE, Flobamora-news.com –  Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Religius Usfunan S.H. membuka kegiatan pelatihan pertukangan untuk Satu Kelompok dan Empat Sub Kelompok. Kegiatan tersebut berlangsung di Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe Kabupaten Timor Tengah Selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur pada, Selasa (10/11/2020).

Kegiatan Pelatihan dihadiri oleh kepala dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UMKM  Benny Frits Tobo bersama jajarannya, Lurah Cendana, dan semua peserta yang ikut pelatihan pertukangan (meubeler – red).

Dalam.sambutannya Wakil Ketua I DPRD, Religius Usfunan mengatakan, bahwa kami dari berterima kasih kepada Kepala Dinass Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UMKM bersama jajarannya yang telah menyelenggarakan kegiatan pelatihan pertukangan/meubeler di kelurahan cendana kecamatan kota soe.  Semua ini bisa terselenggara atas usaha dan kerja yang maksimal sehingga mendatangkan usaha kecil bagi masyarakat guna menghidupkan kembali perekonomian masyarakat kecil yang terdampak covid-19.

Religius juga menghimbau kepada 20 orang yang ikut pelatihan pertukangan agar mengikuti pelatihan dengan serius.

“Semuanya harus mengikuti dari awal sampai akhir, karena ketika selesai pelatihan maka bisa membuka usaha di kampung masing-masing dengan baik”, kata Religius.

Foto: Kepala Dinas PPK dan UMKM TTS  Benny Frits Tobo

Kepala Dinas PPK dan UMKM, Benny Frits Tobo kepada media ini menjelaskan, bahwa kami menyelenggarakan kegiatan pelatihan pertukangan/meubeler dan pelatihan lainnya agar bisa menekan dan mengurangi angka pengangguran serta dapat mengatasi masyarakat TTS yang ingin bekerja di luar daerah.

“Kegiatan ini berlangsung mulai dari tanggal 09 sampai dengan tanggal 18 november 2020,  yang diikuti oleh satu kelompok umum dan empat sub kelompok. Pesrerta berjumlah 20 orang, berasal dari Kecamatan Kota Soe, Kecamatan Batu Putih dan Kecamatan Amanuban Barat. Semua peserta yang ikut pelatihan di berikan satu paket peralatan pertukangan yang lengkap”, jelas Frits.

Ketua Kelompok Yusak Boimau ketika diwawancarai media ini mengatakan bahwa, kami 20 orang yang ikut pelatihan pertukangan bisa bekerja namun kendala yang kami alami adalah kami tidak memiliki peralatan tukang yang lengkap. Sehingga kami tidak bisa membuka usaha secara mandiri. Namun ketika kami terbentuk dalam kelompok dan Pemerintah membantu kami melalui pelatihan serta memberikan alat pertukangan satu paket secara lengkap, maka kami akan mengembangkan usaha pertukangan ketika selesai pelatihan.

Selaku Ketua Umum dari keempat sub kelompok yang mengikuti pelatihan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah dalam hal ini Kepala Dinas PPK dan UMKM bersama jajarannya serta Pimpinan dan Anggota DPRD TTS, yang telah membantu kami sehingga kegiatan pelatihan ini dapat terlaksana dengan baik .

“Dengan adanya kegiatan pelatihan pertukangan hari ini maka kami 20 orang tidak pengangguran lagi”. pungkas Yusak.


Reporter:    Yor.T


Komentar