Ferdi Tesan Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Pembunuhan


  • Bagikan

Foto : Pelaku pembunuhan saat reka ulang (foto : Nofry Laka)

MALAKA, Flobamora-news.com – Terduga Ferdi Tesan (49) ditetapkan sebagai tersangka, kasus pembunuhan Almarhum kakek Rofinus Iku (75). Setelah ditetapkan sebagai tersangka aparat Polres Malaka menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan di Desa Babulu, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Minggu (16/2/2020).

Swipe up untuk membaca artikel

Dalam rekonstruksi itu, pelaku memperagakan 36 adegan. Tersangka didampingi kuasa hukumnya, Melkianus Conterius Seran. Reka ulang dimulai dari hutan Wekamanasa, Desa Babulu, sekitar pukul 13.00 WITA.

Tersangka nampak tenang saat memperagakan aksinya di depan polisi. Reka ulang itu berawal dari pelaku pamit ke istrinya, Maria Boe pergi ke sawah. Untuk meyakinkan istrinya, Ferdi membawa pacul dan berjalan menuju sawah yang letaknya tak jauh dari rumah.

Tak berapa lama kemudian, Ferdi pulang ke rumah. Dia menyimpan kembali pacul yang dibawanya di depan rumah. Saat itu isterinya sudah tak berada di rumah.

Ia lalu meninggalkan rumahnya di Dusun Marobo, Desa Bereliku, Kecamatan Malaka Tengah. Dengan berjalan kaki menuju jalan umum, ia lalu menggunakan jasa ojek menuju Kota Betun.

Baca Juga :   Akibat Kelalaian, Tabrakan Tiga Sepeda Motor Tak Dapat Dihindarkan

Tiba di depan kantor kecamatan Malaka Tengah, ia menggunakan angkutan umum menuju TKP di Dusun Uarau, Desa Babulu. Hingga di ujung jembatan Haroe I, Dusun Mamakun, Desa Lakekun ia turun dari angkutan umum dan berjalan kaki melewati hutan.

Foto : Pelaku pembunuhan, Ferdi Tesan (foto. Nofry Laka)

Sampai di kaki bukit cinta, Desa Numponi, ia kembali menggunakan angkutan umum menuju Dusun Uarau, Desa Babulu. Setiba di Dusun Uarau, ia berjalan menuju lokasi ternak sapi milik korban, tepatnya di belakang perkampungan Dusun Uarau.

Namun, saat hendak beraksi, ia dipergok, Rofinus Iku. Keduanya kemudian beradu mulut. Rofinus yang melihat pelaku hendak mencuri ternaknya, mengambil parang dan berjalan mendekati pelaku.

Tahu nyawanya terancam, pelaku merampas parang milik korban dan membacoknya berulangkali hingga tewas.

Setelah mengetahui korban tewas, ia pun bergegas pergi. Saat hendak pulang, pelaku sempat dilihat menantu korban, Yasintus Meak. Ditangannya ia masih memegang parang milik korban yang berlumuran darah.

  • Bagikan