Beranda Nasional Gereja Katholik di Malang Meniadakan Misa Pagi demi Idul Adha

Gereja Katholik di Malang Meniadakan Misa Pagi demi Idul Adha

1226
0

MALANG, Flobamora-news.com – Pengurus Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Kota Malang meniadakan jadwal misa pukul 06.00 WIB, pada Minggu (11/8/2019). Hal ini lantaran, pada saat yang bersamaan, akan berlangsung Shalat Idul Adha 1440 Hijriah di Masjid Agung Jami Kota Malang.

Jarak antara Masjid Agung dengan Gereja Katolik Hati Kudus Yesus atau biasanya dikenal dengan Gereja Kayutangan terbilang dekat, hanya berkisar 100 meter. Biasanya, jemaah shalat Idul Adha Masjid Agung akan meluber hingga Jalan Basuki Rachmat yang ada di depan gereja tersebut.

Seperti yang dilansir Kompas.com, Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Kota Malang Romo Alberto Djono Moi, O.Carm melalui pesan singkatnya mengumumkan kepada seluruh umat Katholik di Paroki tersebut terkait tidak adanya jadwal misa pada pukul 06.00 WIB. Sedangkan Jadwal misa lainnya tetap berlangsung seperti biasanya.

“Bapak, Ibu yang kami hormati. Tolong disampaikan kepada umat bahwa Minggu tanggal 11 Agustus tidak ada misa pukul 6.00 di Gereja HKY (Hati Kudus Yesus) karena ada shalat Id (shalat Idul Adha). Sedangkan yang lain seperti biasa,” kata Pastor Paroki, Romo Alberto Djono Moi, O.Carm, melalui pesan singkat, Jumat (9/8/2019).

Hal ini berbeda dengan yang dilakukan oleh para pengurus Gereja Protestan Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel. Gereja itu tetap menjadwalkan kebaktian sesuai dengan jadwal.

Hal tersebut dikarenakan jadwal kebaktian paling pagi berlangsung pada pukul 08.00 WIB. Meski begitu, pengurus gereja akan menunda pelaksanaan kebaktian seandainya pukul 08.00 WIB sealat Idul Adha masih belum selesai.

“Tapi kalau selesainya jam 8, mereka (jemaat) tetap akan hadir. Mereka akan lewat pintu belakang. Mereka akan ada di dalam gereja sampai Idul Adha selesai,” kata Ketua Majelis Jemaat GPIB Immanuel Malang, Pendeta Richard Agung Sutjahjono.

Sebenarnya, secara jarak, gereja GPIB Immanuel lebih dekat dari Masjid Agung Jami Kota Malang. Berjarak sekitar 50 meter, kedua tempat ibadah itu kerap disimbolkan sebagai kerukunan umat beragama di Kota Malang.

Nanti, pengurus GPIB Immanuel akan ikut menjaga pelaksaan shalat Idul Adha itu. Menurut Richard, kondisi seperti sudah biasa dan sudah terjalin selama bertahun-tahun.

“Di sini ada komisi rumah tangga. Mereka akan tanggap jika ada saudara Muslim, ada yang mengalami kendala, dahaga atau pingsan, komisi rumah tangga kami segera membantu,” tuturnya.


Reporter: Ricky Anyan


Komentar