Beranda Lintas NTT Getrudis Luruk; Kami Senang, Lahan Kami Diukur PT IDK

Getrudis Luruk; Kami Senang, Lahan Kami Diukur PT IDK

272
0

MALAKA, Flobamora-news.com –Akibat pasangnya air laut mengakibatkan lahan milik masyarakat Motaain disekitar pantai tidak subur lagi dan dibiarkan terlantar hingga puluhan tahun.

Getdrudis Luruk wanita paruh baya warga Desa Fafoe, memiliki lahan di Desa Motaain Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka NTT. Ia mengaku lahan miliknya sudah tidak digarap hingga puluhan tahun. Ia dan beberapa warga pemilik lahan sangat senang karena lahannya sudah diukur oleh pihak Manajemen PT Inti Daya Kencana (Kamis 14/11/2019). Selain lahan saya ada juga beberapa warga yang lahannya sudah diukur.

Pengukuran itu dipimpin langsung Manajer Pelaksana Natalia Seuk Seran bersama salah satu stafnya didampingi Pamong Tani Desa Fafoe Petrus Nahak, dan beberapa warga Desa Motaain.

Menurut Getrudis, lahan kami ini dulunya subur sekali. Hasil pertanian, seperti jagung, kacang tanah dan kacang hijau sangat lumayan, tetapi pada tahun 1974 air laut pasang sampai ke lahan kami. Mulai air pasang, lahan kami tidak subur lagi dan hasil panen tidak maksimal. Semakin lama lahan kami tidak subur lagi dan tidak bisa ditanam lagi.

“Lahan kami ini dulunya subur. Kalau tanam jagung, kacang tanah dan kacang hijau hasilnya lumayan. Sekitar tahun 1974 air laut pasang meluap sampai ke lahan kami. Mulai dari situ lahan kami tidak subur lagi, tanam apapun tidak tumbuh lagi. Lahan ini kami biarkan sudah puluhan tahun tidak digarap lagi”, kata Getrudis .

“Coba pak lihat lahan kami ini mau tanam apa coba, ini lahan tidak subur lagi. Orang di luar sana omong tapi sonde lihat lahan kami ini, kehidupan kami, kebutuhan kami di sini. Kami sudah lama menunggu lahan kami diukur tapi baru hari ini diukur”, ungkap Getrudis kepada awak media Flobamora-news yang saat itu hadir dan menyaksikan secara langsung pengukuran lahan warga.


Reporter: Robert


Komentar