Beranda Hukum & Kriminal Gubernur NTT: Opini Nitizen Terkait Covid-19 dan Video PDP Itu Tidak Benar

Gubernur NTT: Opini Nitizen Terkait Covid-19 dan Video PDP Itu Tidak Benar

886
0

Foto: Gubernur NTT Viktor Bung Tilu Laiskodat

KUPANG, Flobamora-news.com – Gubernur Viktor Bung Tilu Laiskodat melalui Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Covid-19, mengklarifikasi opini salah seorang  nitizen yang menilai Pemerintah Provinsi sedang membohongi publik terkait data dan informasi penanganan Covid-19 di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Menurut Juru Bicara Covid-19, melalui media ini kami mau mengklarifikasi tentang seorang netizen yang membuat suatu analisa pribadi seolah-olah pasien yang positif itu ada sutradaranya. Pemerintah Seolah-olah yang menciptakannya. Perlu kami jelaskan bahwa tugas pemerintah itu adalah melakukan pencegahan, pengobatan dan segala macamnya sesuai dengan prosedur.

“Karena itu, tidak mungkin pemerintah menskenariokan seperti yang dituduhkan itu. Kami minta kepada yang bersangkutan untuk tidak memuat opini pribadi yang menyebabkan orang lain menganalisis secara sendiri-sendiri. Perlu kami sampaikan pemerintah adalah suatu otoritas yang sah dan senantiasa mendudukkan martabat otoritas itu pada tempatnya. Tidak mungkin melakukan pembohongan publik apalagi menyangkut virus corona yang sedang eskalatif di seluruh dunia termasuk Indonesia. Kami berharap agar masyarakat di seluruh Nusa Tenggara Timur untuk menggunakan media sosial secara bertanggung jawab”, tegas Karo Humas dan Pers Prov. NTT.

“Jangan menciptakan keresahan dan kekhawatiran di tengah masyarakat. Berikanlah mandat itu kepada pemerintah untuk bisa mengatur, mengelola keseluruhan pembangunan, pemerintahan dan pelayanan kemasyarakatan termasuk urusan kesehatan,” harapnya.

Perlu kami sampaikan bahwa pagi tadi salah seorang Pasien Dalam Pengawasan dari Kabupaten Kupang telah meninggal dunia di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johanes Kupang. Hasil swab-nya telah kita ambil untuk nanti diperiksa di laboratorium. Menurut keterangan dokter almarhum juga memiliki penyakit yang lain yaitu TBC dan Pneumonia. Jadi penyebab meninggalnya itu karena ada penyakit bawaannya juga”, jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, kami juga mau meluruskan video yang dimuat di media sosial seolah-olah sudah positif virus corona. Itu tidak benar. Yang benar adalah almarhum mengidap beberapa penyakit.

“Kita berdoa kepada Tuhan semoga arwah almarhum diterima di sisi-Nya,” harapnya.


Reporter: Ricky Anyan


Komentar