Beranda Wisata Budaya Gunung Fatuleu – Sensasi Wisata Alam Gunung Batu

Gunung Fatuleu – Sensasi Wisata Alam Gunung Batu

683
0

OELAMASI, Flobamora-news.com – Gunung Fatuleu berlokasi di Desa Oilbiteno, Fatuleu Tengah Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Memiliki tinggi 1.100 mdl atau 875 meter diatas permukaan laut. Fatuleu dalam Bahasa Dawan (Timor) artinya Batu Keramat.

Berjarak sekitar 58,3km dari Kota Kupang Jika ditempuh dengan perjalanan darat melalui Jalan Timor Raya dengan waktu tempuh sekitar 1 Jam 50 menit.
Wisata Gunung Fatuleu memiliki 303 anak tangga dari rencana 1.500 anak tangga yang akan dibangun Dinas Pariwisata Kabupaten Kupang.

Penasaran dengan keberadaan Gunung Fatuleu, beritaflobamora.com bersama teman teman dari Alumni SMPK Frater (Spekfra) Kupang Angkatan 86-87 berkesempatan berkunjung ke Desa Oilbiteno Lokasi Gunung Fatuleu, Minggu/20 Mei 2018.

Tiba di lokasi kami langsung merasakan Sensasi Udara sejuk meski suhu udara berkisar diatas 30 derajat. Cukup hanya membayar retribusi sebesar 2 ribu rupiah saja per orang, Kami memasuki areal kaki Gunung Fatuleu.

Kami bersepakat melanjutkan perjalanan menuju 1/3 Gunung Fatuleu dengan menapaki anak tangga pertama, Kondisi anak tangga yang mengikuti topografi bebatuan lereng gunung, cukup menguras tenaga hingga mencapai anak tangga ke 303.

Namun rasa lelah kami terbayar dengan suguhan panorama Indah hamparan bukit dengan desiran angin sejuk. Kami manfaatkan momentum tersebut dengan berfoto bersama, Usai foto foto dan swafoto, teman teman Spekfra memutuskan menyudahi pendakian, Namun saya (beritaflobamora.com) memutuskan untuk terus menapaki perjalanan menuju 2/3 Gunung Fatuleu.

Kondisi perjalanan yang cukup sulit membuat saya harus beberapa kali berhenti, Karena dengan hanya berpegangan pada bebatuan terjal dan ranting pepohonan untuk menuju ke pemberhentian 2/3 Gunung Fatuleu.

Saya beruntung bertemu dengan salah satu pemandu Gunung Fatuleu yang telah memandu para pendaki sejak tahun 2014, Alex Rihi, menjelaskan sebelum ada anak tangga dibutuhkan waktu 3 Jam untuk mencapai Puncak Gunung Fatuleu.

Jelas Alex, “Hanya 1 atau 2 orang yang dipandu dan membutuhkan waktu yang cukup panjang sebelum ada anak tangga yangmana hanya mengandalkan berpegangan pada bebatuan terjal, ranting dan akar pohon “.

“Namun sejak Ada 303 anak tangga menuju 1/3 gunung, 2/3 dan Puncak Gunung Fatuleu dibutuhkan waktu 1 Jam dan Semakin banyak orang dapat mendaki sendiri namun masih dalam pengawasan kami “, Tutur Alex dengan logat Kupang.

Usai berbincang dengan Alex Rihi Saya melanjutkan pendakian dan bertemu dengan para anak usia remaja yang sangat antusias dan berani mendaki Gunung Fatuleu. Seperti Yabes Manu yang telah dua kali mendaki gunung fatuleu yang terjal dengan bebatuan terjal dan unik.

Kemudian saya melanjutkan pendakian hingga menggapai 2/3 Gunung Fatuleu, adrenalin terpacu diselingi deru nafas kecapaian dan kelelahan. Pijakan bebatuan besar dan kecil menambah Sensasi mendaki Gunung Fatuleu yang begitu Indah dengan desiran udara sejuk menyapu wajah dan tubuh saya. Sungguh luar Biasa Karya Tuhan. Serasa menggapai awan diatas kepala.

Saya memanfaatkan waktu untuk berswafoto, Namun harus sangat berhati hati karena kondisi pijakan bebatuan yang terjal. Saya putuskan untuk tidak melanjutkan pendakian ke Puncak Gunung Fatuleu.

Tampak kejahuan setonggak Bendera Merah Putih tertancap di Puncak Gunung Fatuleu dan dikelilingi para remaja pendaki. Rasa penat dan kelelahan memaksa saya untuk beristirahat dan menikmati sensasi panorama Indah dan bersyukur atas Anugerah Tuhan.

Kemudian saya perlahan menuruni Gunung Fatuleu yang terjal yang menyerupai tumpukan bebatuan terjal sambil berguman dalam hati (pendakian Selanjutnya Harus menggapai Puncak Gunung Fatuleu). (*/dure)

Komentar