Beranda Politik Gusti Ganggut: Paket AMAN Bukan Paket Titipan Pasti Dapat Partai

Gusti Ganggut: Paket AMAN Bukan Paket Titipan Pasti Dapat Partai

4402
0

RUTENG, Flobamora-news.com Ir.Agustinus Ganggut, MT. Bakal Calon Bupati (Bacabup) Manggarai periode 2020 -2025 menepis isu jika paket AMAN merupakan paket titipan calon tertentu dan bakalan tidak mendapatkan kendaraan politik pada perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Manggarai mendatang.

Dihadapan masyarakat Waso Ruteng bakal calon bupati Ir. Agustinus Ganggut, MT, menegaskan paket AMAN pastikan dapat partai dan siap bertarung untuk menang pada pilkada Manggarai yang akan datang (09/01/2020)

“Perlu kami tegaskan bahwa paket AMAN pastikan dapat partai dan siap bertarung untuk menang. Partai itu urusan kami, saya pastikan bahwa 99% partai sudah ada, hanya kami tidak bisa sebutkan nama partainya apa” tutur alumni teknik UGM itu

Menurut Gusti, paket AMAN salah satu kandidat yang pasti berlaga di Pilkada mendatang tanpa syarat kepentingan apapun dan siapapun. Bukan seperti yang di isukan bahwa paket AMAN merupakan titipan dari kepentingan calon tertentu. Sekali lagi kami tegaskan isu tersebut merupakan cara lawan untuk menjatuhkan kami. Berapapun calonnya, mau lima calon, mau empat calon, tiga calon, dua calon, kami pastikan bahwa paket AMAN ada didalamnya

Sementara Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) Dr. M.Manto Tapung, S.Fil, M.Pd, lebih menegaskan soal pentingnya pendidikan yang berkualitas.

menurut Manto tanpa pendidikan yang berkwalitas suatu daerah pasti tidak akan maju. Saya kira tanpa pendidikan yang berkwalitas suatu daerah pasti tidak akan maju” tuturnya dihadapan ratusan masyarakat yang hadir.

“Kebetulan saya adalah dosen, angka putus kuliah di Unika itu cukup tinggi. Kami akan memberikan beasiswa di semester akhir bagi mahasiswa yang berprestasi baik dan orang tuanya tidak mampu. Kami juga akan plotkan anggaran untuk itu”, jelas Manto.

“Untuk mendukung pendidikan yang berkualitas maka tenaga pendidikan perlu di perhatikan kesejahteraanya. Kami akan memberikan insentif yang lebih tinggi terhadap guru komite yang selama ini hanya mendapat insentif kisaran 300 ribu hingga 800 ribu perbulan. Apa mereka bisa bertahan hidup dengan upah 300 ribu sampai 800 ribu?, yang jelas jawabanya tidak, apa lagi mereka ada istri dan anak”, tegas Manto.

“Sementara upah minimum kita sekarang 1’9 juta rupiah, karena itu kami berupaya dan kami suda konsultasi pada para pakar bahwa skema yang kami gunakan adalah meningkatkan kesejahteraan mereka melalui insentif dari 1,3 juta di naikan menjadi 1,9 juta per bulan”, ujar Manto.

Lebih jauh Manto menjelaskan, terkait kesehatan, selain hal yang normatif dlakukan. Misalnya memperbanyak fasilitas kesehatan, alat kesehatan dan obat obatan. Juga kami akan menggagaskan rumah sehat di tengah masyarakat. Kalau selama ini kita lebih banyak mendengar rumah sakit, berbicara tentang rumah sakit pasti identik dengan sakit. Tetapi dengan gagasan rumah sehat paket AMAN akan merubah itu dengan mengedepankan promosi kesehatan atau hidup sehat. Kami juga akan mempekerjakan penyuluh kesehatan dan penyuluh gizi di setiap desa. Hal lain juga program ini bertujuan mengurangi pengangguran kepada yang berprofesi dibidangnya”, kata Manto.

“Selain itu Paket AMAN akan menggagaskan sistem informasi terpadu yang di beri nama SIMDes dan SIMkot agar memudahkan masyarakat Manggarai untuk mengakses informasi publik.

“Kalau butu informasi tukang kayu, kita cari di sistem itu saja, butuh golongan dara, atau menjual produk yang kita miliki, informasi berkaitan penyelenggaraan pemerintahan, pokok semuanya bisa di akses disitu”, tutup Manto.


Reporter:  ATJ


Komentar