Beranda Nasional Hasil Rapat Komisi VII DPR RI Tentang Pengelolaan Blok Rokan Mengecewakan, Bupati...

Hasil Rapat Komisi VII DPR RI Tentang Pengelolaan Blok Rokan Mengecewakan, Bupati Terpilih Angkat Bicara

129
0

Rokan Hilir, Flobamora-news.com – Bupati Rokan Hilir terpilih, Afrizal Sintong ikut angkat bicara soal hasil pertemuan komisi VII DPR bersama Perwakilan Provinsi Riau dan Lembaga Adat Melayu (LAM)  di Jakarta terkait Blok Rokan.

Menurut Afrizal bahwa Hasil rapat Komisi VII DPR itu sama halnya tidak ada. Yang kita inginkan dari 1300 sumur bor yang ada dikita berapa pusat berikan kepada kita untuk mengelola. Bukan sistim B to B. Artinya bisnis to bisnis atau BUMA dan BUMD  berkesempatan menyertakan modal 39 persen diluar 10 persen hak bagi hasil daerah.

“itu sama saja diminta menyediakan uang sejumlah 10 sampai 12 triliun rupiah, uang dari mana. Kalau pun ada uang sebanyak itu kita punya saham sebanyak itu. Jangankan di Indonesia di negara Arab sana pun bisa kita kelola minyak masuk saham, “kata Afrizal kesal.

Tambahnya lagi, Itu namanya deviden dan orang itu tetap yang mengelola blok rokan ini kita hanya dapat bagi hasil sesuai keuntungan saham 39 persen tadi.

“Itu sama artinya pusat itu memperolok- olok kita sebenarnya. Nah sekarang kita punya dua opsi untuk pengelolaan blok rokan. Kita minta pusat harus memperjelas berapa sumur minyak yang kita kelola dengan oprasional tanggung sendiri dan berapa setor kepusat. Atau kita mengelola seperti sistim chevron saja, kita dikasi 12 persen bersih dan semua oprasional ditanggung oleh negara. “tegasnya.

Katanya lagi, jangan macam hasil rapat komisi VII DPR saat itu, 39 persen kita hanya memasukkan saham 10 persen. Pengelolaan tetap mereka. Ini betul betul tidak fair dan orang yang berangkat kejakarta sebagai perwakilan tidak paham bisnis to bisnis.

Saya akan mengundang DPRD, LAM, BUMD, Gubernur Riau dan lima kabupaten penghasil migas untuk hearing. Kami akan minta Komisi VII DPR RI buat pertemuan ulang”, pungkasnya.

 


Reporter: zmi/ PJI Demokrasi


Komentar