Beranda Ekonomi Bisnis Ir Dani Suhadi: Kontes Ternak Sapi, Motivasi Ternak Bibit dan Ternak Potong...

Ir Dani Suhadi: Kontes Ternak Sapi, Motivasi Ternak Bibit dan Ternak Potong Berkualitas

284
0

SOE, Flobamora-news.com – Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT, Ir. Dani Suhadi, mengatakan, Tujuan Pelaksanaan Kontes Ternak di Pantai Wisata Oetune, Desa Tuafanu, Kec Kualin Kab Timor Tengah Selatan (TTS), Rabu/9 Mei 2018 adalah untuk:

  • Memotivasi peternak untuk memproduksi ternak bibit dan ternak potong yang berkualitas,
  • Memberikan apresiasi penghargaan kepada para peternak yang berprestasi,
  • Menghasilkan bibit ternak yang unggul dan produktif serta ternak potong berkualitas.
  • Sebagai tempat untuk ajang silahturahmi dan tukar pendapat, menambah wawasan bagi peternak, petugas dan stakeholders peternakan yang hadir.
  • Sebagai bahan evaluasi bagi para petugas dan penentu Kebijakan terhadap perkembangan peternakan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
  • Melakukan promosi bibit ternak serta ternak potong yang berkualitas.
  • Menarik perhatian masyarakat peternak dan para pengusaha untuk turut aktif mengembangkan peternakan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kontes ternak sapi dilombakan adalah, sapi Bali jantan bibit, sapi bali betina bibit, sapi bali betina induk, sapi bali jantan pengemukan, sapi bali jantan cros pengemukan atau silang sapi bali, sapi ongole jantan bibit, sapi ongole betina bibit, sapu ongole betina induk, sapi ongole jantan pengemukan da sapi jantan kelas super.

”Salah satu tekad Pemprov menjadikan NTT menjadi Provinsi ternak oleh sebab itu Dinas peternakan Provinsi NTT mengupayakan peningkatan populasi ternak dan telah mencapai populasi satu juta ekor pada 2018. ” jelas Dani Suhadi.

Peserta kontes ternak berasal dari seluruh Kabupaten Kota dan pada kontes ternak sapi tersebut di hadiri oleh Gubernur NTT, Frans Leburaya, ketua DPRD Sikka, Bupati Sumba Barat, Danrem 161/WS, Bupati TTS, OJK, wakil Walikota Kupang dan unsur Forkpinda Provinsi NTT serta Pemda Kabupaten TTS, dan Lembaga BUMN.

Gubernur Frans Leburaya, mengatakan, “Kontes ternak sapi ini merupakan suatu motivasi untuk meningkatkan peternak menjadikan ternaknya lebih baik, lebih gemuk, dan menghasilkan berat badan 320 kg baru boleh di kirim ke luar”.

Gubernur mengharapkan agar para inseminator mandiri harus membantu UPSUS SIWAB (Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting).

“Jangan jual sapi betina produktif namum teruslah mendorong koperasi ternak dan juga menjadikan NTT sebagai Provinsi ternak ” pintah Frans Leburaya.

Harus ada terobosan untuk meningkatkan peternakan di NTT, sebagaimana di ketahui bahwa ternak sapi di dominasi di NTT dengan jumlah satu juta lebih ekor sapi.

“Ternak adalah harga diri dari warga NTT karena ternak merupakan bagian dari rakyat NTT. Sesuai data ada 548 ekor sapi kini meninggkat mencapai 1.027 ekor. ” jelas Gubernur NTT.

Bupati TTS, Paul Mela juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah provinsi dimana telah memilih dan melaksanakan kontes ternak sapi di Kabupaten TTS yakni di Pantai wisata Oetune.

Paul Mela mengatakan bahwa kontes yang diselenggarakan mendorong petani ternak meningkatkan kualitas dan bobot sapi agar menjadi gemuk sehingga menjadi komoditi unggulan dari TTS. Dikatakan pula, TTS merupakan kantung produksi sapi dan petani peternakan lebih banyak berada di TTS.

”Tenaga peternakan seperti dokter hewan sangat di butuhkan dan perlu di siapkan, oleh sebab itu, harapan kami silahturahmi antara para peternak dan Dinas peternakan senantiasa di lakukan karena sebagaimana diketahui sub sektor peternakan menjadi leading sector. ” pungkas Paul Mela.

Pemenang lomba Kontes ternak sapi pada kesempatan tersebut berasal dari Kabupaten Kupang dengan bobot 643 kg. Peserta kontes yang menang pada kesempatan tersebut di berikan sertifikat dan penghargaan lainya. (*/robert)

Komentar