Beranda Komunitas Jasa Raharja dan Kapolda NTT Lauching Women Care Day

Jasa Raharja dan Kapolda NTT Lauching Women Care Day

175
0

KUPANG, FLOBAMORA-NEWS.COM – Penguatan & Pengembangan Women Care Day yang dilaunching hari ini (Selasa, 22 Desember 2020) adalah suatu program yang diInisiasi oleh Kapolda NTT dan Jasa Raharja bersama Indonesia Financial Group bekerjasama dengan Grab Teknologi Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, dan Rumah BUMN dengan Bank Mandiri sebagai Koordinator

Isu kekerasan terhadap wanita dan tingginya tingkat kemiskinan di NTT merupakan triger penggerak inisiasi ini. Menjadi perhatian adalah salah satu stakeholder kami yaitu ahli waris korban kecelakaan yang menerima santunan kecelakaan yaitu para janda yang mengalami pemiskinan. Dari data kami adalah sebesar 63% mengalami pemiskinan pasca ditinggal oleh tulang punggung keluarga.

Inisiasi dari Kapolda NTT ini kami sambut baik dengan melibatkan Indonesia Finansial Group atau IFG sebagai keluarga baru Jasa Raharja dan pihak-pihak lain yang memiliki tujuan yang sama

model bisnis dari program Women Care Day :

a. Setelah dilakukan penyerahan santunan oleh Jasa Raharja, para janda yang menjadi ahli waris dapat diberikan opsi untuk menggunakan santunan dimaksud sebagai penyambung kehidupannya melalui wadah Program Women Care day. Dimulai dengan pemberian Latihan cara produksi baik makanan, kerajinan, atau usaha kecil lainnya, sampai dengan cara pemasaran atas produk dimaksud, termasuk cara pembuatan konten yang menarik di media sosial. Platform yang kami sediakan adalah melalui pemasaran digital karena lebih efektif dan efisien mengena pada sasaran.

b. Kemudian yang menjadi ultimate adalah marketplace atau tempat berjualan. Jasa Raharja juga telah mendapatkan dukungan dari Grab Teknologi Indonesia melalui program Grab Food dan dalam waktu dekat melalui Grab Mart dan juga Pasar.Id dari Bank Rakyat Indonesia.

c. Dukungan dari komunitas UKM juga didapatkan dari Rumah BUMN dimana di wilayah NTT ini sebagai koordinator adalah Bank Mandiri, sehingga para janda akan mendapatkan dukungan dari komunitas dalam mengembangkan usahanya.

d. Kiranya setelah menjalankan usahanya, dukungan modal lanjutan akan dapat diperoleh dari KUR Mikro dari BRI dan Program Kemitraan dari IFG

Saat ini telah berjalan pilot project untuk 7 Janda ahli waris korban kecelakaan di wilayah Kupang yang telah menerima bantuan dari member IFG yaitu pelatihan produksi, pengemasan produk, pemasaran secara digital, bantuan alat komunikasi, bantuan modal kerja, dan penyediaan marketplace melalui Grab Food dengan pembuatan kanal khusus women care day, sehingga masyarakat dapat membeli produk sembari peduli dengan isu sosial. Juga, telah dipasang baliho di perempatan El-Tari Kupang sebagai sosialisasi kanal Women Care Day Polda NTT pada aplikasi Grab Food.
Kemudian telah diberikan pinjaman KUR Mikro oleh Bank Rakyat Indonesia kepada 4 Janda yang telah memulai penjualannya melalui medsos dan platform Grab Food

Dan akhir dari model bisnis ini agar berkesinambungan, maka dilibatkan juga influencer media sosial di NTT untuk menyampaikan perjuangan wanita-wanita ini kepada masyarakat sehingga menjadi inspirasi bagi wanita-wanita lain untuk bangkit dan berjuang.
Terima Kasih atas Dukungan Polda NTT, Member IFG yaitu Jamkrindo, Askrindo, Jasindo dan Jasaraharja Putera, Bank Rakyat Indonesia Cabang Kupang, Rumah BUMN dalam hal ini Bank Mandiri Kupang sebagai koordinator, Grab Kupang, dan Sdri Rivani Bistolen sebagai influencer.

Besar harapan kami melalui ekosistem baru ini, santunan yang diserahkan Jasa Raharja akan menjadi santunan yang berkesinambungan dan dapat menopang kehidupan yang lebih sejahtera. Serta, semoga inisiasi ini menjadi percontohan bagi daerah-daerah lain di Indonesia.

Ketua Komnas Perempuan Ibu Andy Yentriyani yang ikut menyaksikan Via Zoom menyampaikan Ucapan terima kasih Kepada Polda NTT, Jasa Raharja dan Semua Stake Holder karena telah mempersembahkan sesuatu yang spesial di moment hari ibu dan tentunya Ketua Komnas Perempuan berharap program ini terus berjalan dan dapat menjadi pilot Project di Provinsi Lainnya


Reporter: Ricky Anyan


Komentar