Jasa Raharja Santuni Dua Pelajar Korban Kecelakaan Maut di Jalur 40

  • Bagikan

KUPANG, Flobamora-news.com –Dua pelajar di Kota Kupang meninggal dunia akibat kecelakaan maut antara Dump Truk dan Sepeda Motor Suzuki Smesh. Hal ini berdasarkan Laporan Polisi dari Unit Laka Polres Kupang kota bahwa telah terjadi kecelakaan maut di Jalan Jalur 40 dekat perumahan 1000. Kelurahan Manulai, Kecamatan Alak, Kota Kupang Nusa Tenggara Timur. Kecelakaan melibatkan Mobil Dump Truck DH 9355 AH dengan Sepeda Motor Suzuki Smesh DH 6579 BG

Peristiwa kecelakaan ini menyebabkan pengendara Sepeda Motor meninggal di tempat sementara penumpang yang dibonceng meninggal di Rumah Sakit. Peristiwa ini terjadi pada Jumat (27/12/2019) sekitar pukul 15.30 WITA.

Swipe up untuk membaca artikel

Hal ini disampaikan oleh Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Cabang NTT Pahlevi B. Syarif melalui Kepala Penanggung Jawab Pelayanan dan Humas Laurensius Ade Suyanto pada Sabtu (28/12/2019).

Bedasarkan laporan Polisi tersebut dan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 Tahun 2017, tentang Besaran Santunan dan Sumbangan Wajib Dana kecelakaan Lalu Lintas jalan yang meninggal dunia atau cacat tetap, ahli waris korban mendapatkan Santunan Rp 50 juta, santunan cacat tetap maksimal Rp 50 juta serta tambahan penggantian Biaya P3K sebesar Rp 1 juta. Kemudian santunan santunan perawatan maksimal Rp 20 juta, penggantian biaya penguburan bagi yang tidak memiliki ahli waris Rp 4 juta, dan penggantian biaya ambulans Rp 500 ribu.

Baca Juga :   di Tengah Pandemi Covid-19 Jasa Raharja NTT Tetap Berikan Pelayanan Maksimal Kepada Masyarakat

Gerak Cepat Jasa Raharja

Petugas Jasa Raharja Laurensius Ade Suyanto begitu mendapatkan laporan tentang kejadian tersebut langsung bergerak cepat menghungi pihak kelaurga dan melalukan survey ke rumah duka. Setelah tiba di rumah duka bertemu dengan keluarga untuk menyiapkan berkas-berkas yang diperlukan agar proses dana santunan segera dicairkan.

  • Bagikan