Beranda Hukum & Kriminal Kasus NTT Fair, JPU Tuntut Linda Liudianto,  8, 6 Tahun Penjara

Kasus NTT Fair, JPU Tuntut Linda Liudianto,  8, 6 Tahun Penjara

554
0
KUPANG, Flobamora-news.com Agenda sidang Kasus NTT Fair kembali digelar. Sidang kali ini mendengar tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Terdakwa Linda Liudianto dituntut Delapan tahun Enam bulan penjara. Selain pidana badan, Linda juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp. 500 juta.

“Apabila terdakwa tidak membayar denda tersebut satu bulan setelah putusan hakim maka diganti dengan pidana selama 6 bulan kurungan,” ujar JPU Kejati NTT, Hendrik Tiip.

Sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Kupang, Selasa (7/1/2020).

Selain tuntutan tersebut, JPU juga mewajibkan Linda Liudianto membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp. 3. 535. 739. 315, 00. Dengan ketentuan, apabila terdakwa tidak membayar uang pengganti kerugian negara satu bulan setelah putusan hakim berkekuatan hukum tetap maka seluruh harta akan disita untuk dilelang.

“Jika tidak mencukupi untuk menutup kerugian keuangan negara, maka akan ditambah dengan masa kurungan selama 4 tahun 6 bulan,” tegas JPU.

Sedangkan untuk terdakwa Barter Yusuf, terdakwa dituntut selama 1 tahun 6 bulan kurungan. Terdakwa diwajibkan untuk membayar denda sebesar Rp. 50 juta dengan catatan apabila satu bulan setelah putusan hakim telah berkeuatan hukum tetap terdakwa juga belum membayar denda maka akan diganti dengan pidana selama 3 bulan kurungan.

Menurut JPU, untuk terdakwa Barter Yusuf telah menitipkan kerugian keuangan negara sesuai yang dinikmati sebesar Rp. 72. 819. 900 ketika kasus ini dalam proses penyidikan di Kejati NTT.

Perbuatan kedua terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diatur dan diancam dalam pasal 3 ayat 1 Jo Pasal 18 UU 31/99 sebagaimana diubah dan ditambah dengan undang – undang 2000/2001 jo pasal 55 ayat  1 ke 1 KUHP.


Reporter: Dian


Komentar