Kasus PHK Jurnalis Obet Gerimu, Nakertrans Panggil Pimpinan PT Timor Ekspress Intermedia


  • Bagikan

KUPANG, Flobamora-news.ckm – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kota Kupang merespon cepat surat pengaduan dari mantan jurnalis Harian Timor Express (TIMEX), Obetnego Y.M. Weni Gerimu yang diberikan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh PT Timor Ekspress Intermedia selaku perusahaan penerbit TIMEX.

Surat Dinas Nakertrans Kota Kupang tertanggal 23 Agustus 2021 dengan Nomor: Nakertrans.811.3/119/568/2021 bersifat penting, perihal panggilan klarifikasi, ditujukan kepada masing-masing pihak, yaitu pimpinan PT Timor Ekspress Intermedia dan Obetnego Y.M. Weni Gerimu.

Swipe up untuk membaca artikel

Dalam surat yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Nakertrans Kota Kupang, Ignasius R. Lega, SH., disebutkan bahwa sehubungan dengan permohonan penyelesaian perselisihan Hubungan Industrial yang diterima dari Obetnego Y.M.Weni Gerimu tanggal 18 Agustus 2022, dan sesuai dengan ketentuan Pasal 10 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Junto Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Nomor 17 Tahun 2014 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Mediator Hubungan Industrial serta Tata Kerja Mediasi, maka para pihak diharapkan hadir pada Rabu (25/8/2021) pukul 10.00 Wita di ruang rapat Dinas Nakertrans Kota Kupang.

Baca Juga :   Satgas TKI Nonprosedural Gagalkan Kebrangkatan Gadis Asal Sulamu

Untuk masing-masing pihak juga diharapkan kehadirannya tepat waktu, dengan membawa data/berkas yang diperlukan dalam penyelesaian perselisihan Hubungan Industria.

Tembusan surat ini juga disampaikan kepada Wali Kota Kupang, Ketua DPRD Kota Kupang dan Kepala Dinas Nakertrans Provinsi NTT.

Terpisah, Obet Gerimu kepada wartawan di Kupang, Senin (23/8/2021) siang, mengatakan bahwa dirinya telah menerima surat panggilan dari Dinas Nakertrans tersebut.

“Ya, barusan saya ditelepon pihak Dinas Nakertrans Kota Kupang untuk mengambil surat ini. Surat ini sudah saya terima,” kata Obet.

Menurut bekas redaktur TIMEX itu, dirinya siap memenuhi panggilan tersebut dan akan membawa dokumen atau bukti surat terkait persoalan PHK yang dialaminya.

“Terima kasih pihak Nakertrans yang cepat merespon surat pengaduan saya. Semoga persoalan yang saya alami ini segera tuntas dan hak-hak saya dapat terpenuhi sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” harap Obet yang juga Ketua Divisi Ketenagakerjaan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Kupang.

  • Bagikan