Beranda Kesehatan Kelurahan Lidak Bersih dari Buang Air Besar Sembarangan

Kelurahan Lidak Bersih dari Buang Air Besar Sembarangan

171
0

Belu, Flobamora – news.com – Wakil Bupati Belu, J.T. Ose Luan mendeklarasikan Kelurahan Lidak, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu sebagai Kelurahan yang bersih dari Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di halaman Kantor Lurah, Jumat (25/9/2020).

Wabup Belu mendeklarasikan Kelurahan Lidak bersih dari BABS berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan oleh sesuai hasil verifikasi dari kader posyandu dan Puskesmas Atambua Selatan.

Direktur Yayasan Pijar Timur Indonesia Vincent Kiabeda dalam sambutannya mengapresiasi kerja keras perangkat kelurahan karena berkat kerja keras dan sosialisasi yang dilakukan oleh mereka, maka kehidupan sanitasi yang sehat di Kelurahan Lidak.

Lebih lanjut dikatakan bahwa PLAN Internasional bersama Pijar Timur Indonesia hanya datang untuk memicu sanitasi masyarakat di Kelurahan Lidak. Tanggung jawab paling besar sebenarnya ada di tangan pemerintah daerah sesuai dengan pa yang tertuang dalam UU Pemerintah Daerah.

Dijelaskan bahwa Desa STBM adalah langkah awal untuk menentukan tingkat derajat kesehatan masyarakat.

“Kami dari Pijar Timur dan Plan Internasional bekerjasama dengan pemerintah setempat dan aparat Negara ingin meletakkan dasar yang baik bagi kesehatan masyarakat,” pungkasnya.

Vincent berharap agar apa yang telah dilakukan Kelurahan Lidak bisa menjadi model dan pembelajaran bagi Kelurahan lainnya yang berada di Kecamatan Atambua Selatan.

Untuk diketahui, Stop buang air besar sembarangan merupakan pilar pertama dari lima pilar dalam mencapai Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Kelima pilar tersebut adalah: 1) Drop buang air sembarangan; 2) Cuci tangan pakai sabun; 3) Pengelolaan air minum dan makanan; 4) Pengelolaan sampah; 5) Pengelolaan limbah cair.

Dalam sambutannya, Wabup Belu JT. Ose Luan mengungkapkan bahwa pola hidup sehat merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Karena itu, maaalah kesehatan harua menjadi perhatian bersama semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat pada umumnya.

“Kita kadang menganggap remeh hal-hal kecil sebagai hal yang tidak benar. Padahal, tuntutan jaman mwngharuskan kita untik tidak lagi mebgabaikan hal-hal kecil,“ ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa di daerah perkotaan, masalah kebersihan susah tidak lagi menjadi sebuah masalah yang serius dibandingkan dengan di desa.

Ose Luan meminta kepada masyarakat Lidak agar harus menjadi contoh yang baik bagi warga kota Atambua lainnya.

“Saya harap agar warga kelurahan Lidak dapat menjadi contoh yang baik baik warga di kelurahan lain di dalam kota Atambua ini,” ucapnya.


Reporter: Ricky Anyan


Komentar