Beranda Wisata Budaya Kembangkan  Wisata Pantai NBD dan Pantai Batu Kepala Pemkot Gandeng Investor Asing

Kembangkan  Wisata Pantai NBD dan Pantai Batu Kepala Pemkot Gandeng Investor Asing

206
0

KUPANG, Flobamora-news.com – Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M., M.H. menyambut baik kehadiran investor untuk mengembangkan dan mengelola Pantai Nunbaun Delha dan Pantai Batu Kepala di Kecamatan Alak. Hal ini disampaikannya saat penandatangan kesepakatan bersama antara pihak investor dari CV Hidup Indah dan Pemerintah Kupang, Kamis (13/8) siang tadi di Ruang Rapat Garuda Kantor Wali Kota Kupang.

Penandanganan kesepakatan bersama dilakukan oleh Direktur CV Hidup Indah, I Kadek Sangging Tirtayatra selaku pihak pertama dan Wali Kota Kupang, DR. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M., M.H. selaku pihak kedua dan disaksikan investor Mr. Anthony Haritos. Hadir pula Sekda Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, S.H., M.Si., Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Yanuar Dally, S.H., M,Si. dan Kepala Bagian Kerjasama Johannes D. B. B. K. Assan, S.Kom. Kesepakatan bersama berisi tentang objek dan ruang lingkup, pelaksanaan dan jangka waktu berlakunya kerjasama yaitu selama satu tahun dimulai sejak ditandatangani oleh para pihak.

“Kami senang adanya kerjasama pengembangan Pantai Nunbaun Delha dan Pantai Batu Kepala Nunhila karena hal ini sebagai langkah awal untuk membantu warga setempat dan masyarakat Kota Kupang pada umumnya,” ucap Walikota. Dikatakannya, saat ini Pemkot Kupang juga memiliki sejumlah program untuk pengembangan sumber daya alam dan kerjasama yang dibangun saat ini merupakan sesuatu hal baru di Kota Kupang.

Lebih jauh disampaikan Wali Kota, warga masyarakat Kota Kupang senang dengan hal-hal baru, jika ada sesuatu yang baru pasti masyarakat akan antusias. Untuk itu Pemkot akan mendukung kerjasama ini namun Walikota juga mengingatkan bahwa setelah penandatanganan kesepakatan bersama ini tentunya terdapat aturan-aturan yang berlaku. “Saya ingatkan bahwa setelah penandatanganan kesepakatan bersama ini nantinya akan diikuti dengan poin-poin ketentuan yang harus dipatuhi bersama,”
ujarnya. Disampaikan pula, Pemkot akan mendukung adanya pengembangan di kedua pantai ini dengan penyiapan sarana dan prasarana baik akses jalan yang lebih baik, lampu penerangan jalan, taman maupun sarana kebersihan.

Wali Kota juga meminta agar dalam poin kesepakatan agar investor menyiapkan fasilitas berupa kantor kecil untuk representasi kantor imigrasi sehingga memudahkan para tamu mancanegara dalam pengurusan dokumen. “Saya ingin agar ada fasilitas ruangan khusus untuk pengurusan administrasi keimigrasian bagi para tamu sebagai bagian dari servis yang akan meningkatkan reputasi pariwisata Kota Kupang,” ujarnya. Wali Kota sangat berharap Pantai Nunbaun Delha dan Pantai Batu Kepala akan menjadi destinasi wisata primadona yang baru di Kota Kupang.

Mr. Anthony Haritos dengan bahasa Inggris yang telah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia, menyampaikan terimakasih atas dukungan dari Pemkot Kupang yang mengijinkan dirinya selaku investor untuk mengembangkan pariwisata di Pantai NBD dan Pantai Batu Kepala. Anthony yang berasal dari Darwin NT Australia ini mengungkapkan ketertarikannya terhadap pantai-pantai tersebut dan bahkan telah membangun rumah tinggal tepat di Pantai Batu Kepala.

Diakuinya pemilihan pantai NBD untuk dikembangkan karena menurutnya sangat strategis untuk menjadi tempat persinggahan pertama kapal-kapal layar yang berasal dari Australia maupun negara lainnya. Untuk itu dia telah melakukan pertemuan dengan pihak Dinas Pariwisata Kota Kupang dan Dinas Perikanan dan diterima dengan baik.

Dalam pemaparannya, ia berencana membuat kedua pantai ini menjadi tempat wisata yang indah dan menarik untuk dikunjungi. Ia berencana akan menghadirkan berbagai suguhan atraksi yang menarik, menyiapkan makanan-makanan eksotis dari berbagai negara dan menonjolkan keramahan dan pelayanan yang profesional. Menurutnya mungkin hal itu tidak mudah namun bukan berarti tidak mungkin untuk diwujudkan serta perlu dicoba apalagi dengan dukungan dan kerjasama dengan pemerintah.


Reporter: Ricky Anyan/PKP_ghe


Komentar